Imbas Lockdown Italia, Hewan Sirkus Kelaparan Dan Andalkan 'Belas Kasih' Warga Untuk Hidup
Dunia

Dampak dari lockdown di Italia, hewan-hewan sirkus kelaparan dan terdampar di parkiran, hingga bertahan hidup dari rasa belas kasih warga setempat.

WowKeren - Wabah virus corona (COVID-19) telah membuat berbagai negara menerapkan kebijakan lockdown dengan tegas, salah satunya adalah Italia. Namun, lockdown di Italia tersebut dilaporkan memiliki sejumlah cerita yang menyedihkan.

Sebagai contoh adalah cerita kelompok sirkus Italia bernama Millenium Circus yang harus batal tampil di sepanjang Pantai Liguria di utara Italia. Sebagai gantinya, kelompok sirkus ini harus terjebak di tempat parkir selama dua bulan akibat lockdown yang diterapkan.

Akibatnya, hewan-hewan menjadi kelaparan dan menjadi masalah besar bagi pihak pengelola sirkus. Berbagai hewan dilaporkan terbaring lemas di kandangnya. Seekor kanguru, llamas, unta, dan kuda poni berkumpul di depan pagar kandang masing-masing, seakan menjaga satu sama lain.

Total ada 40 binatang yang dibawa Millenium Circus, termasuk termasuk burung beo, angsa, dan kerbau bertanduk besar. Selain itu, kelompok sirkus tersebut juga terdiri dari 35 orang yang terdiri dari pemain dan staf.

Mereka semua memang dijadwalkan bermalam di tempat parkir yang luas tersebut selama beberapa hari sebelum menuju pantai yang menjadi tempat sirkus berlangsung. Sayang, perjalanan kelompok sirkus ini telah terhenti sejak 20 Februari 2020 lalu sejak kasus pandemi virus corona di Italia mulai meledak.

Kini, hewan-hewan tersebut hanya menggantungkan hidupnya kepada belas kasih penduduk setempat. Mereka menunggu makanan berupa kentang dibagikan oleh warga di sekitar lokasi.


Selain itu, hewan-hewan ini juga sangat bergantung kepada bantuan asosiasi lokal dan pecinta hewan untuk memberi makan binatang liarnya. Kebutuhan makanan hewan sirkus tersebut dilaporkan cukup besar setiap harinya sehingga kondisi kelaparan mereka semakin memprihatinkan.

”Mereka makan sekitar 200 kilo pakan ternak sehari, serta apel dan wortel,” jelas Direktur Artistik Sirkus, Derek Coda Prin, seperti dilansir dari Gulf Today pada Senin (20/4). “Dan mereka minum sekitar 1.000 liter air setiap hari.”

Para pemain dan staf sirkus tersebut akhirnya tak tinggal diam dan melihat hewan-hewannya kelaparan. Mereka setiap hari menggelar sejumlah atraksi dan akrobrat di tempat parkir tersebut dengan harapan ada warga yang terhibur dan memberikan sumbangan makanan bagi hewan-hewan.

Penduduk setempat pun kerap datang dengan membawa sumbangan berupa buah, sayuran, roti atau daging. Coda Prin mengungkapkan jika kondisi hewan-hewan tersebut membuatnya sedih. Terlebih, hewan-hewan ini telah menjadi teman hidup seluruh kelompok sirkus

”Pada titik ini, sayangnya, hewan-hewan telah menjadi masalah," kata Coda Prin. “Mereka adalah teman hidup kami dan kami berusaha merawat mereka dengan cara terbaik. Tapi mereka tidak seperti anjing atau kucing yang bisa diberikan sisa pasta makan siangmu.”

Coda Prin juga mengungkapkan rasa khawatirnya akibat virus corona yang banyak diyakini berasal dari hewan liar. Ia berpendapat jika hal tersebut akan membuat masyarakat enggan menonton pertunjukannya. “Saya pikir pandemi ini akan membuat orang merasa khawatir untuk melihat pertunjukan sirkus,” pungkasnya.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait