Mengerikan, RS Brasil Letakkan Mayat COVID-19 di Sebelah Pasien yang Dirawat
Dunia

Salah satu rumah sakit di Brasil meletakkan mayat-mayat korban COVID-19 di sebelah pasien yang tengah dirawat. Peristiwa ini merupakan pemandangan yang cukup mengerikan.

WowKeren - Sebuah video yang memperlihatkan mayat korban virus corona (COVID-19) yang diletakkan di sebelah pasien hidup yang tengah berjuang melawan penyakit yang menyerang saluran pernapasan tersebut menjadi viral di media sosial. Video tersebut rupanya diambil dari sebuah rumah sakit di Brasil.

Diketahui, video tersebut beredar tepat saat Presien Brasil Jair Bolsonaro memicu kemarahan publik karena memecat Menteri Kesehatannya Luiz Henrique Mandetta karena mendesak pemerintah untuk berbuat lebih banyak untuk memerangi pandemi.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 15 detik itu, setidaknya ada 14 jasad korban meninggal Covid-19 yang diletakkan di samping pasien yang tengah dirawat. Peristiwa tersebut terjadi di Rumah Sakit Darurat Joao Lucio di Kota Manaus, Negara Bagian Amazonas, Brasil utara.

Adalah seorang perawat yang merekam momen tersebut. Ia menunjukkan jasad para korban yang sudah dibungkus dengan kantong plastik khusus tersebar di seluruh lorong rumah sakit, dibaringkan di atas ranjang, dengan beberapa ditutupi selimut dan di samping pasien yang tengah dirawat.


Mengerikan, RS Brasil Letakkan Mayat COVID-19 di Sebelah Pasien yang Dirawat

Twitter

Dalam sebuah pernyataan kepada pers mengenai video rumah sakit itu, Menteri Kesehatan Amazonas mengatakan bahwa para korban telah meninggal antara 15 April malam dan 16 April pagi. Dia menambahkan bahwa lima mayat yang terlihat dalam video tersebut telah dipindahkan.

Menurut laporan, masih ada sembilan jenazah lainnya yang masih berada di rumah sakit menunggu anggota keluarga dengan sertifikat kematian. "Dari 14 kematian, lima sudah dibebaskan sampai pukul 17:00 Kamis ini, dan sembilan menunggu anggota keluarga dengan sertifikat kematian," demikian isi pernyataan yang dilansir Daily Mail.

Menteri Kesehatan mengatakan bahwa rumah sakit itu sekarang digunakan untuk mengobati pasien COVID-19 karena Rumah Sakit Delphina Aziz yang lebih besar telah kepenuhan. Jumlah tempat tidur pun diperbanyak karena jumlah pasien yang terus meningkat.

"Susam juga menginformasikan bahwa Rumah Sakit João Lúcio telah menerima pasien yang dicurigai dari Covid-19 sampai jumlah tempat tidur di Rumah Sakit Delphina Aziz meningkat dan Rumah Sakit Nilton Lins beroperasi," kata pernyataan itu.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait