Keenam sosok Srikandi ini tentu patut ditiru, tak hanya dari segi cara mengendalikan COVID-19, juga dari bagaimana tangguhnya mereka bertahan di tengah krisis yang ada.
- Apr 22, 2020
WowKeren - Jacobs tak mengambil kebijakan yang bertele-tele ketika wabah pertama kali masuk ke negaranya. Negaranya yang merupakan bagian dari kepulauan di Carribean tentu memerlukan kebijakan ekstra cermat agar jangan sampai benar-benar dilumpuhkan oleh COVID-19.
Kala itu Jacobs hanya menyebutkan tiga kata yang menjadi pegangan dalam mengatasi wabah virus Corona. "Sederhana. Berhentilah bergerak!" demikian ungkap perdana menteri berusia 51 tahun tersebut kepada rakyatnya.
"Kalau Anda tidak punya roti untuk dimakan, beralihlah ke biskuit," imbuhnya, memberi contoh agar masyarakat tak memaksakan diri keluar di tengah wabah dan bertahan dengan apapun yang dimiliki. "Kalau Anda tidak punya roti, makanlah sereal, oats, sarden."
Langkah efektifnya itu pun terbukti membuat Sint Maarten terbebas dari krisis akibat COVID-19. Pidatonya yang disampaikan pada 1 April 2020 lalu itu pun menjadi viral dan menginspirasi banyak orang agar bersikap seefisien dirinya.
Dan yang terpenting, langkah efektifnya terbukti berhasil mengantarkan Sint Maarten bertahan dari krisis COVID-19. Hingga hari ini tercatat hanya ada 68 pasien positif COVID-19, dengan 10 diantaranya berakhir meninggal dunia.
(wk/elva)