Keenam sosok Srikandi ini tentu patut ditiru, tak hanya dari segi cara mengendalikan COVID-19, juga dari bagaimana tangguhnya mereka bertahan di tengah krisis yang ada.
- Apr 22, 2020
WowKeren - Jakobsdóttir mengambil pendekatan memperbanyak tes dalam mengendalikan wabah virus Corona. Berbeda dengan negara-negara lain yang menerapkan sejumlah persyaratan bagi siapapun yang hendak tes, Jakobsdóttir membebaskan warganya untuk memeriksakan diri dan menjalani prosedur deteksi COVID-19.
Langkah ini merupakan kolaborasi pemerintahan Jakobsdóttir dengan perusahaan bioteknologi deCODE Genetics yang berbasis di Reykjavic. Mereka menyediakan tes COVID-19 gratis bagi siapapun yang merasa perlu memeriksakan diri, tak melihat apakah warga tersebut pernah ke zona merah atau berinteraksi dengan pasien positif lain.
Hingga kini tercatat hampir 43 ribu WN Islandia, atau nyaris 12 persen populasi totalnya, sudah menjalani pemeriksaan COVID-19. Sebagai pembanding, Indonesia hingga hari ini baru melakukan pemeriksaan terhadap 50.370 orang, atau kurang dari 1 persen populasi yang ada.
Tak hanya dari segi deteksinya, Jakobsdóttir juga memberikan arahan yang cepat untuk menolong warga yang harus menjalani isolasi ketika terpapar virus. Selain itu, dengan tegas sang perdana menteri juga menerapkan kebijakan social distancing, yang sedianya akan mulai "dilonggarkan" pada 4 Mei 2020 mendatang.
Kebijakan Jakobsdóttir toh benar berbuah positif. Tercatat hanya 1.778 warga yang dikonfirmasi positif COVID-19, dengan sekitar 10 orang saja yang berakhir meninggal dunia.
(wk/elva)