Wilayah ini telah diberi nama dengan julukan Pulau Corona. Pasalnya, setengah dari populasi penduduk di daerah tersebut dilaporkan positif terinfeksi COVID-19. Dimana?
- Ruth Meliana
- Kamis, 23 April 2020 - 18:17 WIB
WowKeren - Pandemi virus corona (COVID-19) saat ini telah menginfeksi lebih dari 2,6 juta orang di 210 negara. Tentunya wabah ini menjadi momok yang begitu menakutkan di berbagai belahan dunia.
Salah satu wilayah di dunia ini bahkan telah dinamakan Pulau Corona akibat tingginya kasus di daerah tersebut dalam beberapa minggu terakhir. Pulau Corona yang dimaksud disini adalah sebuah pulau di lepas pantai Estonia.
Dilansir The Insider, penduduk setempat menjuluki Pulau Saaremaa sebagai Pulau Corona setelah COVID-19 menyerang separuh warga yang tinggal disana. Sebanyak 33 ribu penduduknya diperkirakan terinfeksi virus tersebut.
Awal mula virus corona dapat mewabah di Pulau Saaremaa setelah adanya dua acara besar yang digelar pada bulan Maret lalu. Kedua acara tersebut dinilai menjadi sumber penyebaran COVID-19 di Pulau Corona.
Acara pertama merupakan pertandingan bola voli dengan tim Italia. Kemudian acara kedua adalah sebuah festival sampanye. Kedua acara ini ternyata dihadiri lebih dari 1.000 penduduk setempat dan orang-orang dari daratan Estonia.
Bahkan, sejumlah pejabat juga ikut menghadiri kedua acara tersebut sehingga menjadikan penyebaran semakin meluas di kalangan pemerintahan. Saat ini, masih belum ada jumlah data secara pasti berapa banyak orang yang terinfeksi virus corona di Saarema.
Namun Estonia telah melaporkan sejauh ini ada 1.400 orang yang positif terinfeksi virus corona. Edward Lane yang merupakan seorang dokter disana melaporkan bahwa ribuan orang di Saaremaa telah terpapar virus corona.
Sayang, jumlah tersebut tidak diimbangi dengan fasilitas medis berupa rumah sakit di pulau tersebut. Diketahui, rumah sakit yang ada di Saarema hanya memiliki 147 tempat tidur saja.
Pemerintah setempat pun langsung membangun sebuah rumah sakit darurat pada awal April lalu. Sementara sebagian pasien dilaporkan telah diterbangkan ke daratan Estonia guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Demi mencegah penyebaran virus corona semakin tak terkendali, Pemerintah Estonia menghentikan sementara akses menuju pulau tersebut sejak pertengahan Maret lalu. Saaremaa juga membuat akses drive-thru tes virus corona untuk penduduknya.
Sebelum dijuluki sebagai Pulau Corona, Saaremaa terkenal sebagai salah satu destinasi wisata alam dan sejarah di Estonia. Berbagai sejarah dalam pulau ini sendiri bisa ditemukan ke Museum Saarema atau Kincir Angin Angla yang kerap menjadi tempat wisatawan asing datang.
(wk/lian)