Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyatakan bahwa 325 petugas medis mereka dinyatakan terpapar virus corona. Jumlah tersebut merupakan 5,8 persen dari total kasus positif COVID-19 di Malaysia.
- Luthfiatun Nisa
- Jumat, 24 April 2020 - 10:43 WIB
WowKeren - Malaysia terus mencatat pertambahan kasus corona (COVID-19) per harinya. Dari 5,603 kasus positif COVID-19 yang dilaporkan, Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyatakan bahwa 325 petugas medis mereka dinyatakan terpapar virus corona. Jumlah tersebut merupakan 5,8 persen dari total kasus positif COVID-19 di Negeri Jiran itu.
Dirjen Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah, mengemukakan hal itu dalam jumpa pers rutin di Putrajaya. Dikutip dari Antara.com, Noor Hisham Abdullah menyebutkan sebanyak 185 pasien telah pulih sepenuhnya dan dipulangkan, 137 penderita sedang dirawat di rumah sakit dan tiga orang meninggal dunia.
Kasus-kasus itu, dikemukakannya melibatkan 77 orang pegawai medis, 66 orang juru rawat, 34 orang petugas medis, 23 orang pakar medis, 21 orang asisten staf medis dan 104 orang di bidang pelayanan lainnya.
"Berdasarkan penyelidikan penyebab terjangkit bagi semua anggota KKM ini bukan disebabkan oleh penanganan kasus yang telah disahkan positif COVID-19 difasilitasi petugas kesehatan KKM. Didapati, 70 persen kasus adalah akibat dari aktivitas sendiri, misalnya menghadiri acara hiburan, ke luar negeri, dan sebagainya," katanya.
KKM menegaskan supaya semua anggota petugas medis dan barisan depan (frontliners) senantiasa mempraktikkan langkah-langkah pencegahan. Antara lain memastikan tangan senantiasa bersih, menghindari kawasan yang sesak (crowded space) dan kawasan yang tertutup (confined space) secara beramai-ramai pada masa yang sama, seperti di ruang makan (pantry) di tempat kerja.
"Jaga jarak satu meter ketika bercakap-cakap dengan orang lain, memastikan kawasan kerap disentuh adalah bebas daripada kuman, termasuk di kawasan yang kerap digunakan secara bersama oleh banyak petugas, misalnya ruang makan di tempat kerja, menggunakan alat pelindung diri mengikut keperluan, terutama penggunaan alat penutup mulut dan hidung semasa menangani pasien," katanya.
Sebagai informasi tambahan, saat ini Malaysia telah mencatatkan sebanyak 5,603 kasus positif COVID-19. Dari jumlah tersebut, 95 pasien dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 3,542 lainnya dikonfirmasi pulih. Dengan ini, Malaysia memiliki jumlah kasus aktif sebanyak 1,966 pasien.
(wk/luth)