Produsen disinfektan buka suara merespon pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait injeksi untuk pasien COVID-19 yang dinyatakannya beberapa waktu lalu.
- Nidya Putri
- Senin, 27 April 2020 - 11:55 WIB
WowKeren - Beberapa waktu terakhir Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menuai kontroversi usai menyampaikan ide agar disinfektan diinjeksikan ke dalam pasien positif COVID-19. Trump mengatakan bahwa bahan-bahan yang terkandung di dalam disinfektan dapat mematikan mikroba-mikroba penyebab penyakit, termasuk virus SARS-CoV-2.
Menanggapi pernyataan kontroversial Presiden AS tersebut, produsen disinfektan pun buka suara. Reckit Beckinser, produsen disinfektan Dettol, Lysol dan Harpic pun mengeluarkan peringatan kepada masyarakat.
Mereka rupanya mengamati bahwa di media sosial, banyak pembahasan soal suntikan disinfektan setelah Trump melontarkan pernyataan tersebut. "Terkait spekulasi terkini dan aktivitas media sosial, kami telah ditanyai apakah disinfektan cocok untuk diinvestigasi atau digunakan sebagai perawatan untuk virus corona," sebut Reckit Beckinser dilansir Business Insider, Senin (27/4).
"Kami harus jelas bahwa produk disinfektan kami dalam situasi apapun tidak bisa dimasukkan ke tubuh manusia melalui injeksi, ditelan atau rute lainnya," lanjutnya. "Seperti semua produk, produk disinfektan dan kebersihan kami seharusnya hanya digunakan seperti tujuannya dan sesuai dengan panduan pemakaian. Mohon dibaca label dan peringatan keamanannya."
Sebelumnya telah diketahui bahwa pernyataan Trump soal injeksi disinfektan ini mendapat respon beragam di media sosial. Tak sedikit yang mengecam dan memprotes ide tersebut.
Eugene Gu, dokter terkenal di AS menyatakan memang disinfektan membunuh virus, tapi lain ceritanya kalau dimasukkan dalam tubuh. "Clorox, Tide Pods dan Lysol (produk disinfektan) memang akan membunuh virus Corona. Tidak ada pertanyaan soal itu," tulisnya di Twitter. "Tapi jika Anda terinfeksi, maka virus Corona berada di dalam tubuh. Jika Anda menggunakan disinfektan itu untuk membunuh virus Corona di dalam sel, maka Anda akan terbunuh bersama virus Corona itu."
Sementara itu, pada Trump telah mengklarifikasi bahwa ide menginjeksikan disinfektan ke tubuh manusia tersebut merupakan sarkasme. "Saya mengajukan pertanyaan sarkasme kepada wartawan seperti Anda hanya untuk melihat apa yang akan terjadi," kata Donald Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Jumat (24/4) waktu setempat.
(wk/nidy)