Cerita bermula ketika Alba Maruri yang berusia 74 tahun harus dirawat di ruang intensif pada 27 Maret lalu. Ia mengalami demam tinggi serta kesulitan saat bernapas.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 27 April 2020 - 13:16 WIB
WowKeren - Seorang wanita di kota Guayaquil, Ekuador, mengetahui jika saudara perempuannya masih hidup setelah abu kremasi yang dikirim ternyata bukan famili mereka. Pihak rumah sakit mengakui jika mereka salah mengirim abu kremasi.
Peristiwa itu terjadi pada keluarga Alba Maruri, Jumat (24/4) lalu. Cerita bermula ketika Alba yang berusia 74 tahun harus dirawat di ruang intensif pada 27 Maret lalu. Ia mengalami demam tinggi serta kesulitan saat bernapas.
Tenaga medis pun memberitahukan pihak keluarga jika Alba meninggal pada hari itu. Lalu satu minggu setelahnya pihak otoritas kesehatan menyerahkan sisa abu yang dikira milik Alba. Namun pada hari Jumat, mereka kembali ke keluarga Alba. mereka pun meminta maaf karena kesalahan tersebut.
"Ambulans datang dengan seorang dokter, psikiater dan pekerja sosial. Mereka meminta maaf," kata Aura Maruri dilansir Reuters, Senin (27/4). "Dan mereka memberi tahu kami 'Adikmu masih hidup,' dan kami kaget. Adalah mukjizat dari Tuhan apa yang telah terjadi."
Alba diduga terinfeksi virus corona, meskipun tidak pernah didiagnosis lantaran belum pernah menjalani tes. Keluarga tidak dapat menjenguknya sampai Sabtu. Hal itu tak lepas dari aturan pemerintah setempat yang memberlakukan jam malam guna menekan penyebaran penularan pandemi tersebut. "Ada kegagalan di rumah sakit," lanjut Aura.
Lebih lanjut, Menteri Kesehatan Juan Carlos Zevallos mengatakan jika saat ini kasus tersebut masih diselidiki. Ia menegaskan bahwa otoritas kesehatan menjamin identifikasi mayat dan rumah sakit memiliki catatan siapa saja orang yang meninggal.
Ekuador tengah berjibaku menangani pandemi corona dengan jumlah mayat yang terus bertambah. Pandemi tersebut menyebabkan sistem kesehatan serta pekerja sanitasi kewalahan. Mereka terus mengumpulkan serta melakukan identifikasi terhadap mayat-mayat.
Beberapa waktu lalu, media sosial sempat dihebohkan dengan video yang memperlihatkan mayat-mayat tergeletak di jalanan. Warga Guayaquil berharap pihak berwenang mau mengambil jenazah keluarga mereka yang masih tergeletak di dalam rumah.