Bill Gates Bela Tiongkok, Sebut AS Buruk Tangani COVID-19
Getty Images/Jack Taylor
Dunia

Ia menilai masih terlalu dini untuk membicarakan apakah Tiongkok memang pantas disalahkan atas wabah itu. Menurutnya, hal itu tak lebih dari sebuah pengalihan.

WowKeren - Pendiri Microsoft sekaligus miliarder dunia Bill Gates pasang badan untuk membela Tiongkok terkait tudingan soal pandemi corona (COVID-19). Virus yang bermula di Wuhan tersebut membuat dunia kerap menuding Tiongkok sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas pandemi yang telah menginfeksi 200 negara di dunia.

Justru, Gates menyebut jika Tiongkok sudah melakukan hal yang benar ketika wabah tersebut pertama kali merebak. "Tiongkok melakukan banyak hal dengan benar pada awalnya, seperti negara lain di mana virus pertama kali muncul," kata Gates dilansir CNN, Selasa (28/4).

Ia menilai masih terlalu dini untuk membicarakan apakah Tiongkok memang pantas disalahkan atas wabah itu. Gates yang juga memiliki yayasan yang fokus untuk mempelajari pandemi, tak sepakat dengan tudingan yang menyebut bahwa Tiongkok berusaha menyembunyikan patogen tersebut ketika virus itu merebak pertama di Wuhan pada Desember lalu. Menurutnya, hal itu tak lebih dari sebuah pengalihan.

"Itu adalah sebuah pengalihan," ujar miliarder tersebut. "Saya pikir ada banyak hal salah dan tidak adil."


Sebaliknya, Gates justru mengkritisi langkah penanganan corona yang dilakukan oleh Amerika Serikat. Ia menilai seharusnya AS bisa bergerak lebih cepat seperti negara-negara lainnya untuk menghindari kesulitan ekonomi.

"Beberapa negara merespons dengan sangat cepat dan melakukan pengujian dengan tepat dan mereka menghindari kesulitan ekonomi yang luar biasa," tegas Gates. "Dan menyedihkan melihat AS, di mana Anda akan berharap hal ini berjalan baik, ternyata melakukannya dengan buruk."

Lebih lanjut, ia menyatakan jika yayasan miliknya, Bill & Melinda Gates Foundation, telah mengalihkan sumber daya mereka untuk fokus memerangi pandemi COVID-19.

"Pandemi ini menjadi perhatian total yayasan," kata Gates kepada Financial Times. "Bahkan pekerjaan kami yang tidak berhubungan dengan kesehatan, seperti pendidikan tinggi dan K-12, sepenuhnya dialihkan untuk memfasilitasi pembelajaran online."

Sebelumnya, Gates sempat menyebut jika dunia masih belum setengah jalan menghadapi pandemi ini. "Ini akan memakan waktu sebelum semaunya kembali normal," ujarnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait