Upaya pemindahan ke hotel ini dilakukan setelah melihat para tunawisma tidak lagi mungkin melakukan kebijakan social distancing di jalanan dan rumah penampungan.
- Luthfiatun Nisa
- Selasa, 28 April 2020 - 15:12 WIB
WowKeren - Pemerintah Australia menyadari bahwa virus corona (COVID-19) rentan menjangkit para gelandangan atau tunawisma yang tak punya tempat bernaung yang layak. Mereka lantas berinisiatif untuk memindahkan para tunawisma tersebut menuju hotel-hotel.
Dikutip dari ABC Australia pada Selasa (28/4), upaya pemindahan tunawisma ke hotel bintang tiga, empat, dan lima, dilakukan setelah melihat para tunawisma yang tidak lagi mungkin melakukan kebijakan social distancing di jalanan dan rumah penampungan.
Matthew, salah satu warga tunawisma yang dipindahkan ke hotel berbintang selama 30 hari, menyebut bahwa dirinya dipidahkan lantaran memiliki daya tahan tubuh yang lemah sehingga beresiko tinggi tertular virus corona. Ia mengaku merasa senang karena bisa mengisolasi diri di hotel, setelah hampir 22 tahun tidur di jalanan dan tempat penampungan.
Sebelumnya, ia dan belasan rekannya tinggal di rumah penampungan Haymarket Foundation. Pemindahan Matthew dan empat belas warga yang tak memiliki tempat tinggal ini membuka kemungkinan bagi Pemerintah Australia untuk mengubah sistem penanganan tunawisma di negara mereka.
Sementara itu, Australia sendiri bisa dibilang sebagai salah satu negara yang cukup sigap dalam menangani pandemi virus corona. Pekan lalu, Australia bahkan kembali melakukan langkah antisipasi untuk menekan penyebaran virus ini dengan cara memperluas tes meskipun angka penularan terus menurun.
Sementara itu, selain memperluas tes corona, sebelumnya Perdana Menteri Australia Scott Morrison juga mengatakan bahwa pihaknya masih butuh waktu beberapa pekan ke depan untuk mencabut kebijakan lockdown. "Kita harus bersabar menghadapi kondisi ini," kata Morrison.
Scott Morrison juga menekankan bahwa Singapura dan Korea Selatan telah memperlihatkan keberhasilan melawan pandemi corona, namun kedua negara tersebut kembali mencatat lonjakan kasus setelah melonggarkan aturan perjalanan maupun pembatasan lainnya.
Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt, juga mengatakan jika pelambatan kasus baru COVID-19 terkait dengan disiplin warga yang mematuhi aturan untuk menjaga jarak dan melakukan karantina mandiri. "Warga Australia melakukan dengan luar biasa, kami telah melihat kemajuan nyata," ujar Hunt.
Dilaporkan bahwa dalam dua pekan terakhir, Australia telah mencatat penurunan signifikan kasus penyebaran COVID-19. Hasil itu diperoleh setelah pemerintah secara ketat melarang warga keluar rumah dan melakukan pertemuan publik.
(wk/luth)