Dituding Jadi 'Pasien 0' Corona, Tentara AS Ini Ungkap Rasanya Jadi Korban Teori Konspirasi
Dunia

Beberapa waktu lalu beredar teori bahwa virus Corona bermula dari seorang tentara AS yang menularkan ke masyarakat Tiongkok. Belakangan teori itu tak terbukti dan membuat hidup sang tentara berubah 180 derajat.

WowKeren - Sejumlah teori konspirasi beredar di tengah wabah COVID-19. Salah satunya perihal siapa pasien pertama yang membawa dan kemungkinan besar menularkan virus ini.

Awalnya Tiongkok lah yang dituding. Namun lama-kelamaan tuduhan ini bergeser menjadi ke seorang tentara Amerika Serikat bernama Maatje Benassi.

Benassi disebut-sebut merupakan orang pertama yang terinfeksi virus tersebut, kemudian membawanya ke Tiongkok dan mewabah seperti sekarang. Spekulasi yang menyebutnya sebagai "pasien nol" pun berkembang di media sosial dan membuat kehidupannya berubah 180 derajat.

Benassi menyebut dirinya dan keluarga sudah tak lagi bisa menikmati privasi. Alamat rumah mereka tersebar, begitu pula akun-akun media sosial mereka yang ikut dibanjiri pesan dari mereka yang memercayai teori konspirasi tersebut.

"Rasanya seperti bangun dari mimpi buruk dan kembali menghadapi mimpi buruk lainnya sepanjang hari," ungkap Benassi dalam wawancara eksklusifnya dengan CNN Business, Selasa (28/4).


Saat ini, imbuh Benassi, ia dan suami masih bekerja aktif di lingkup pemerintahan. Ia bekerja sebagai pekerja sipil di markas militer AS di Virginia, ia bekerja sebagai petugas keamanan di sana. Sedangkan sang suami, Matt, merupakan purnawirawan Angkatan Udara AS yang masih aktif bekerja di Pentagon.

Kendati bekerja di lingkup pemerintahan, keduanya toh tak bisa berbuat banyak atas perundungan siber yang dialami. Sang suami pun sudah berusaha menghapus rekam jejak teori konspirasi tersebut, menghubungi polisi, pengacara, namun semuanya mengaku tak bisa berbuat banyak.

"Aku ingin semua orang berhenti merundungku," kata Benassi sembari menahan air matanya. "Cyberbullying ini sudah benar-benar di luar batas."

Hingga detik ini, teori bahwa virus Corona bermula dari seorang tentara AS dan masuk ke Tiongkok belum berhasil dibuktikan. Benassi dan suami yang dituding menjadi tentara tersebut pun tak pernah memiliki riwayat positif maupun mengalami gejala COVID-19.

Di sisi lain, sampai saat ini perihal siapa orang pertama yang tertular virus Corona dan kemungkinan besar menularkan ke masyarakat masih menjadi misteri. Tiongkok sebagai negara pertama yang dibuat kocar-kacir oleh wabah itu enggan dianggap bertanggung jawab sepenuhnya atas COVID-19.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait