Donald Trump enggan berkomentar soal kemunculan perdana Kim Jong Un usai dikabarkan kritis sampai meninggal. Ia menyebut akan memberikan tanggapannya di saat situasinya sudah tepat.
- Wahyu
- Sabtu, 02 Mei 2020 - 13:32 WIB
WowKeren - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memilih menolak mengomentari kabar kemunculan perdana kembalinya Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un ke hadapan publik. "Saya lebih suka untuk tidak mengomentarinya terlebih dahulu," kata Trump mengutip Kumparan dari Reuters, Sabtu (2/5).
Trump juga menegaskan baru akan mengomentari keadaan Kim jika waktunya sudah tepat. Termasuk soal sakit yang diidap oleh Kim. "Kami akan mengatakan sesuatu tentang hal itu di waktu yang tepat," ucap Trump.
Alih-alih mengomentari kabar kemunculan perdana Kim, Trump justru mengatakan jika ia akan menghabiskan akhir pekan dengan pergi ke Camp David untuk bekerja. Ia tampaknya ingin lebih fokus dengan urusan pribadinya saat ini ketimbang harus mengomentari kabar Kim Jong Un.
Kantor berita Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA) mengabarkan Kim kembali tampil ke hadapan publik saat pembukaan pabrik pupuk fosfat pada Jumat (1/5). Kemunculan kembali Kim sontak digambarkan mendapat sambutan hangat dari orang-orang yang berada di sana.
Dalam kesempatan tersebut, Kim dengan penuh emosi mengatakan bahwa kakeknya Kim Il Sung dan ayahnya Kim Jong Il akan sangat senang jika mengetahui bahwa pabrik pupuk fosfat modern telah dibangun di Korea Utara. Kabar kemunculannya ini sekaligus menepis rumor yang mengatakan jika ia kritis usai menjalani operasi jantung pertengahan April lalu.
Daily NK, outlet media daring yang sebagian besar dijalankan oleh para pembelot Korea Utara, telah melaporkan Kim sedang menjalani perawatan setelah prosedur kardiovaskular di Hyangsan Medical Center. Saat itu, kebenaran kabar ini masih belum bisa dipastikan. Terlalu banyak spekulasi yang bermunculan soal keadaan Kim saat itu.
Menyoal laporan simpang siur kondisi kesehatan Kim, Trump sempat menyampaikan jika hal itu sebagai kabar salah. Ia bahkan dengan tegas menyatakan jika kabartersebut adalak hoaks dan hanya karangan media.
"Saya rasa laporan tersebut tidak benar, biarkan saya mengatakannya demikian. Saya dengar mereka (Korea Utara) menggunakan dokumen-dokumen lama (soal kondisi kesehatan Kim)," ujar Trump kepada media di Gedung Putih, Kamis (23/4) lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Trump menolak mengatakan jika memiliki informasi langsung dari pihak Korea Utara yang mengatakan bahwa Kim dalam kondisi baik-baik saja. Meski banyak rumor yang mengatakan jika Trump tahu sesuatu tentang permasalahan ini, namun ia enggan buka suara.
Kim Jong Un terakhir muncul di media pemerintah Korut pada 11 April. Bahkan, Kim tidak hadir saat perayaan kelahiran ulang tahun kakeknya, Kim Il Sung, pada 15 April hingga akhirnya diisukan meninggal dunia.
(wk/wahy)