Vanessa Angel menceritakan rahasia dibalik dirinya bisa bangkit dari segala keterpurukan dalam hidupnya. Vanessa menyebut ada satu momen dalam hidupnya yang membuat ia merasa paling hancur.
- Wahyu
- Senin, 04 Mei 2020 - 10:41 WIB
WowKeren - Siapa yang tak kenal Vanessa Angel, salah satu artis yang namanya melambung terkait kontroversinya. Namun, dibalik segala kontroversinya ternyata tersimpan banyak rahasia di dalam hidup Vanessa. Saat terjerat kasus prostitusi online, Vanessa hampir berniat untuk mengakhiri hidupnya karena tak kuat menahan cacian netizen.
Kala itu, Vanessa untuk yang pertama kalinya terlibat kasus hukum terkait prostitusi online. Vanessa yang ditangkap di Surabaya, terpaksa harus ditahan di sana. Kasus yang menjerat Vanessa pada 2019 lalu nampaknya menjadi salah satu momen terburuk dalam hidupnya.
"Pertama kali kena masalah, aku sempet bener-bener mau bunuh diri. Aku enggak kuat ngadepin cacian orang. Jadi, pas aku kena masalah itu aku enggak langsung jadi tersangka, aku masih saksi. Setelah jadi saksi itu aku dinaikin statusnya jadi tersangka. Itu tambah parah banget, aku sampai kurus banget udah enggak ada semangat hidup," ujarnya mengutip detikhot, Senin (4/5).
Namun, siapa sangka ketika dinyatakan sebagai tersangka dan masuk bui, Vanessa mendapatkan berbagai pengalaman di dalam sel. Penjara yang terkesan horor ternyata tidak semenyeramkan seperti bayangannya. Vanessa mengaku jika para tahanan di sana justru memeperlakukannya dengan baik.
"Awalnya aku kira kan penjara kayak horor gitu, takut ih sama orang-orangnya. Tapi ternyata pas aku ke sana malah enggak, mereka ngerangkul satu sama lain. Karena disana statusnya sama-sama, nggak ada artis, pejabat, mereka semua sama statusnya tahanan. Yang penting mah attitude aja sih," ungkapnya.
Terkait jatuh bangun hidupnya, Vanessa mengaku banyak yang harus ia lalui untuk bisa bangkit lagi setelah terjerat kasus. Sosok mama yang sampai saat ini masih menjadi penyemangat hidupnya lah yang juga membuat dirinya untuk bisa bangkit seperti sekarang. Istri Bibi Ardiansyah ini mengaku, pesan sang mama lah yang membuat ia bisa bertahan dari segala keterpurukan.
"Mama ku itu orang yang tough, mama ku orang yang mandiri banget tapi dia lembut. Dia enggak pernah galak, enggak pernah marah-marah. Dia selalu bilang Vanessa kalau sudah besar harus bisa tanggung jawab, pokoknya Vanessa ngelakuin apa harus berani tanggung jawab. Jangan takut kalau kamu benar, kalau kamu salah akui kesalahannya," katanya.
Saking berharganya sosok mama di dalam hidupnya, Vanessa pun sempat mengalami titik kehancuran saat mama nya wafat. Hal ini terkait dirinya yang sangat dekat dengan figur mama layaknya seperti seorang teman. Bahkan Vanessa merasa jika momen kehilangan sang mama adalah saat di mana ia lebih merasa hancur ketimbang menghadapi masalah hukum yang menjeratnya.
"Masa kecil ku bisa dibilang sedih karena aku tumbuh enggak ada nyokap. Mama ku meninggal umur 33 (tahun) kalau enggak salah, pas ngelahirin adik aku. Disaat mama ku meninggal di situlah titik kehancuranku," ujarnya.
Sejak sang mama meninggal, Vanessa mengaku sepenuhnya diasuh oleh ayahnya. Namun, ia mengaku tidak pernah dekat layaknya ayah dan anak. Bahkan, saat umurnya 16 tahun, Vanessa memutuskan untuk meninggalkan rumah dan hidup mandiri.
(wk/wahy)