Twitter 'Tandai' Cuitan Kemenlu Tiongkok Soal Asal Usul Corona, Ada Apa?
Dunia

Baru-baru ini Twitter memberi 'tanda' pada cuitan Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian yang diposting pada bulan Maret lalu. Postingan yang ditandai tersebut berisi tentang asal-usul virus corona.

WowKeren - Twitter merupakan salah satu platform media sosial yang tengah menerapkan pembatasan informasi terkait COVID-19 di tengah wabah. Pembatasan tersebut bernama tag sebagai tanda untuk cek fakta pada cuitan-cuitan yang dinilai bisa menyesatkan.

Jika pengguna mengklik tanda tersebut, Twitter akan memberikan deretan informasi faktual terkait isu yang relevan dengan kicauan terkait.

Diketahui, pada salah satu tweet dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian muncul tanda tag tersebut. Tweet milik Lijian tersebut sebenarnya diposting pada bulan Maret 2020.

Dalam postingan tersebut, dia berkicau soal kemungkinan bahwa wabah virus corona pertama kali dibawa oleh pemerintah AS ke Wuhan. Kicauan Lijian itu pun mendapatkan tanda cek fakta dari Twitter. Tanda tersebut berupa lambang tanda seru di dalam lingkaran beserta tulisan 'Get the facts about COVID-19'.

Dalam kasus kicauan Lijian, pengguna yang mengklik tanda cek fakta akan diberikan informasi yang menyebut bahwa virus corona berasal dari hewan, dan bukan dari laboratorium.


Twitter \'Tandai\' Cuitan Kemenlu Tiongkok Soal Asal Usul Corona, Ada Apa?

Twitter

Dikutip dari Bloomberg, Twitter menyebut bahwa cuitan Lijian “mengandung konten yang berpotensi menyesatkan” tentang asal-usul virus. Adapun label cek fakta tersebut diberikan “untuk memberikan konteks tambahan kepada publik."

"Tindakan ini sejalan dengan pendekatan yang kami bagikan awal bulan ini, ” kata seorang juru bicara dari Twitter, kepada Bloomberg.

Menurut The New York Times, langkah pemberian tanda cek fakta di kicauan Lijian muncul setelah mereka mengritik Twitter mengenai adanya standar ganda dalam menangani misinformasi yang disampaikan Donald Trump dan cuitan orang-orang Tiongkok Pemberian label cek fakta di kicauan Lijian hanya berselang dua hari setelah Twitter menerapkan hal serupa pada kicauan milik Presiden AS Donald Trump.

Sebelumnya, Twitter memberikan tanda cek fakta di dua kicauan Presiden AS Trump pada Selasa (26/5). Kedua kicauan tersebut berisi soal kritik Trump terkait potensi kecurangan Pemilu Presiden AS yang diselenggarakan melalui pemungutan suara lewat surat (mail-in ballot), yang dianggap berpotensi menyesatkan oleh Twitter.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait