Tokoh Muslim Inggris Ngotot Tempat Ibadah Tetap Ditutup Selama Pandemi Corona, Ini Alasannya
Dunia
Pandemi Virus Corona

Pemerintah Inggris telah mengungkap rencana untuk kembali membuka tempat ibadah pada 15 Juni mendatang. Namun rencana tersebut tidak disambut hangat oleh para pemuka agama.

WowKeren - Virus Corona (COVID-19) masih mewabah di seluruh penjuru dunia. Namun beberapa negara sudah melonggarkan kebijakan lockdown, dengan salah satunya mulai membuka rumah ibadah kembali.

Walau demikian, ada pendapat dari para pemuka Muslim di Inggris yang menjadi sorotan. Mereka mengimbau masjid-masjid tetap ditutup selama pandemi Corona. Meski sebenarnya pemerintah Inggris sudah memperbolehkan tempat ibadah dibuka kembali usai kurang lebih dua bulan ditutup.

Dilansir dari DetikNews, para pemuka agama di Inggris tersebut mengkritik rencana pemerintah membuka gereja, masjid dan Sinagoge pada 15 Juni mendatang. Bukan tanpa alasan, Ketua Dewan Penasihat Nasional Masjid dan Iman (MINAB) Imam Qari Asim menilai pembukaan masjid malah dapat membuat kasus positif Corona makin melonjak. Pasalnya pelaksanaan salat di masjid dilakukan secara berjemaah.


"Perbedaan mendasar antara masjid dan beberapa tempat ibadah lainnya, adalah masjid utamanya digunakan untuk salat berjemaah. Kalau ibadah sendiri bisa dilakukan di mana saja, utamanya di rumah," jelasnya. "Jadi kalau membuka masjid pada 15 Juni akan menyebabkan lebih banyak tantangan bagi masjid dan imam karena harapan masyarakat untuk melaksanakan ibadah berjemaah."

Di sisi lain, Sekretaris Dewan Muslim Inggris (MCB) Harun Khan mengungkap rasa prihatin terkait rencana pemerintah untuk membuka kembali tempat ibadah di tengah pandemi Corona yang dianggap tidak memperhatikan kelangsungan hidup dan keamanan. Ia pun mendesak agar pemerintah memberi arahan yang jelas untuk memastikan keselamatan para warga khususnya terkait pembukaan masjid.

"Masjid disediakan, khususnya untuk beribadah jamaah," ungkap Khan. "Sehingga saat ini ada ketidakpastian dan keprihatinan dari para pemimpin masjid tentang bagaimana peraturan baru ini diterapkan."

Untuk diketahui masjid-masjid dan tempat ibadah lainnya di Inggris mulai ditutup pada bulan Maret lalu. Hal tersebut dilakukan untuk menekan angka penyebaran virus Corona.

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts