Bibi Pangeran Harry, Sophie Countess of Wessex, menyinggung perihal perjuangan Meghan beradaptasi di Kerajaan Inggris, mengingat dirinya juga berasal dari kalangan non-bangsawan.
- Luthfiatun Nisa
- Selasa, 09 Juni 2020 - 13:17 WIB
WowKeren - Istri Pangeran Edward sekaligus bibi dari Pangeran Harry, Sophie Countess of Wessex, rupanya turut buka suara soal hengkangnya pasangan Sussex dari Kerajaan Inggris. Tak disangka, Sophie menyinggung soal faktor penyebab sang Duchess of Sussex, Meghan Markle, tak betah berada di Istana.
Dilansir dari Express.co.uk, Sophie menyinggung perihal perjuangan adaptasi di keluarga Kerajaan. Countess of Wessex itu menyebut perjuangan Meghan beradaptasi dengan lingkungan Kerajaan Inggris sebenarnya dihadapi oleh hampir setiap orang, termasuk Sophie sendiri yang juga berasal dari kalangan non-bangsawan.
Belum lama ini, Sophie melakukan sesi wawancara terkait penyesuaiannya saat pertama kali menjadi anggota Kerajaan. Menurutnya, hubungan Pangeran Harry dan Meghan yang baru berjalan dua tahun sebelum menikah memang dirasa kurang untuk membiasakan kehidupan baru di Istana Buckingham.
Hal tersebut lantaran ia pun butuh waktu lima tahun hingga akhirnya menerima segala peraturan dan hal-hal lainnya di lingkup Kerajaan Inggris. "Ingat saya punya waktu lima tahun untuk menyesuaikan diri," ujarnya.
Menurut Sophie, seharusnya Meghan beradaptasi terlebih dahulu dengan lingkungan keluarga Kerajaan sebelum resmi masuk di dalamnya. Sementara itu Sophie dan Pangeran Edward menikmati masa pacaran panjang lalu mengikat hubungan mereka dalam sebuah pernikahan pada tahun 1999.
Saat pertunangan telah dilakukan, Sophie berusaha beradaptasi di lingkungan kerajaan dan tinggal di dalamnya selama enam bulan. "Untuk pertunangan enam bulan kami, saya bahkan tinggal di Istana Buckingham. Bukan berarti Anda tentu tahu bagaimana itu akan berjalan dengan baik," lanjutnya.
Sophie juga berbagi bahwa semua orang di keluarga kerajaan ramah dan mendukung anggota keluarga baru. "Kita semua berusaha membantu anggota keluarga baru," ujar Sophie.
Selama wawancara, Sophie juga mengungkapkan jika dia dan para bangsawan senior lainnya diminta untuk melakukan lebih banyak keterlibatan publik dan perlindungan setelah Harry dan Meghan keluar. Sophie mengungkapkan bahwa ia memiliki setidaknya 236 tugas dengan keluarga kerajaan yang dilakukan pada tahun 2019.
Jumlah tersebut tak lebih tinggi dari perjanjian milik Kate Middleton dan ibu tiri Pangeran William, Camilla Duchess of Cornwall. Sehingga ibu dua anak tersebut terkadang memiliki masa tertentu yang seolah tak sanggup menanggung segala perjanjiannya.
"Kita semua punya portofolio kecil sendiri," katanya. "Aku tidak melihat apa pun berubah, tetapi jika kita diminta untuk melakukan lebih, aku tidak tahu karena itu belum benar-benar terjadi."
Namun kini, Sophie berharap Meghan Markle dan Pangeran Harry mendapatkan kebahagiaan meski tak berada di Istana Buckingham. "Saya hanya berharap mereka akan bahagia," pungkasnya.
Sementara itu, Pangeran Harry dan Meghan Markle resmi keluar dari keanggotaan senior Kerajaan Inggris pada 31 Maret lalu. Keduanya juga melepas gelar HRH (His/Her Royal Highness) dari nama mereka.
(wk/luth)