Dibukanya pantai di Spanyol membuat para wisatawan menyerbu tempat wisata tersebut hingga lupa menerapkan social distancing. Akibatnya, pemerintah setempat mau tak mau kembali menutup pantai karena peristiwa tersebut.
- Nidya Putri
- Rabu, 10 Juni 2020 - 10:43 WIB
WowKeren - Sejumlah negara telah melonggarkan lockdown-nya usai kasus corona (COVID-19) perlahan menurun. Hal ini dilakukan untuk mengembalikan keadaan perekonomian negara yang sempat dihantam oleh wabah mematikan tersebut.
Spanyol merupakan salah satu negara tersebut. Diketahui, beberapa tempat wisata seperti pantai telah dibuka kembali untuk menyambut hadirnya wisatawan dengan aturan protokol kesehatan yang baru.
Sayangnya, aturan tersebut belum bisa sepenuhnya dipatuhi oleh wisatawan. Salah satunya, wisatawan di Pantai Mallorca dan Ibiza, Spanyol ini.
Akibatnya, pantai-pantai kembali ditutup setelah diserbu wisatawan yang kedapatan tidak mematuhi aturan social distancing. Dikutip dari The Sun, empat pantai di Mallorca, yaitu Pantai Illetas, Bugambilia, Oratori dan Portals Nous ditutup setelah diserbu wisatawan.
Tak hanya itu, Pantai Benirras dan Cala Calonet di Ibiza terpaksa ditutup untuk wisatawan. Hal terebut dilakukan setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan sekitar 200 orang berpesta di Pantai Benirras tanpa mematuhi aturan social distancing.
Akibat kejadian itu, otoritas setempat langsung bergerak cepat dengan memerintahkan wisatawan untuk keluar dari pantai dan menutup pantai tersebut. Wali Kota Sant Joan di Ibiza, Antoni Mari Mari, sangat menyayangkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa pelanggaran tersebut dapat mempengaruhi wisatawan Inggris yang datang ke Spanyol.
Mari menambahkan, meski Ibiza menggantungkan perekonomiannya dari pariwisata, keselamatan penduduk lokal dan wisatawan adalah hal yang utama. "Ancaman yang dimilikinya bagi kesehatan masyarakat dapat membawa risiko sendiri baik bagi penduduk lokal maupun wisatawan," lanjutnya.
Akibat dari peristiwa tersebut, otoritas setempat pun telah membuat larangan baru yang melarang kendaraan-kendaraan parkir di pantai, khususnya pada hari Minggu pada pukul 05.00 hingga 11.00 waktu setempat. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi jumlah wisatawan yang berkunjung ke pantai.
(wk/nidy)