5 Kecamatan di Surabaya Sudah Zona Hijau, Mana Saja?
Nasional

Dari data yang masuk, lima kecamatan tersebut memiliki tren kesembuhan yang tinggi sehingga dari yang sebelumnya berwarna merah kini sudah mulai menghijau.

WowKeren - Kasus positif COVID-19 di Surabaya akhir-akhir ini masih menjadi sorotan. Pasalnya, ibu kota Jawa Timur ini bahkan sempat mendapat status zona hitam COVID-19.

Kabar gembira, sudah ada lima kecamatan di Surabaya yang menjadi peringkat teratas tingkat kesembuhan paling tinggi dalam grafik harian kasus COVID-19. Adapun lima kecamatan itu adalah Pakal, Gayungan, Asemrowo, Tenggilis Mejoyo, dan Krembangan.

Dari data yang masuk, lima kecamatan tersebut memiliki tren kesembuhan yang tinggi. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya M. Fikser.

"Tingkat kesembuhan di Kecamatan Pakal 62 persen," kata Fikser di kantornya seperti dilansir dari Suara Surabaya, Selasa (23/6). "Gayungan 60 persen, Asemrowo 55 persen, Tenggilis Mejoyo 50 persen, dan Krembangan 45 persen."


Berkat meningkatnya tren kesembuhan itu, lima daerah yang sebelumnya berwarna merah kini sudah mulai menghijau. Seperti di Kecamatan Krembangan. Ada 4 kawasan yang mulai berubah jadi zona hijau atau tidak ada lagi pasien positif.

Masih dilansir Suara Surabaya, Kecamatan Krembangan pernah menjadi pusat pandemi COVID-19 pertama di Kota Surabaya. Fikser berharap agar tren kesembuhan yang tinggi ini bisa dipertahankan. Ia pun berharap kasus positif di Surabaya bisa berangsur-angsur berkurang hingga banyak wilayah yang akan berstatus zona hijau.

"Sekarang ini mulai terlihat di peta sebaran terlihat menghijau di beberapa titik kawasan," lanjut Fikser. "Mudah-mudahan trennya terus positif dan semakin banyak yang menghijau."

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya Irvan Widyanto mengatakan jika tracing dan pembatasan tingkat lokal terus digencarkan di pusat-pusat pandemi. Baik di lingkup kelurahan maupun RT-RW.

"Kami terus lakukan tracing dan blocking untuk daerah yang masih merah," tutur Irvan. "Kami pantau betul jangan sampai menyebar lagi. Kami juga berharap Kampung Wani Jogo Suroboyo bisa masif melawan virus ini."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!