Keberhasilan pemerintah Malaysia dalam menekan jumlah penularan virus corona juga didukung oleh Kementerian Kesehatan mereka yang sigap bekerja di lapangan.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 26 Juni 2020 - 15:42 WIB
WowKeren - Negara-negara di dunia tengah berjuang menekan penyebaran virus corona di masing-masing wilayahnya. Salah satu negara di kawasan ASEAN, Malaysia, berhasil membuat kurva penularan COVID-19 mereka melandai.
Usai genap 100 hari menerapkan lockdown atau perintah pengendalian pergerakan (MCO), Negeri Jiran sukses mengurangi penularan virus corona di antara warganya. Hal ini pun berbuntut pada kurva penularan virus corona (COVID-19) yang kian merata.
MCO diterapkan di Malaysia sejak 18 Maret dan kini memasuki fase pemulihan. Meski demikian, masyarakat tetap memainkan peranan yang lebih besar untuk memastikan Malaysia pulih sepenuhnya dan sukses menjalani MCO fase pemulihan dengan new normal. Masyarakat harus mematuhi seluruh SOP yang ada.
"Jumlah kasus aktif telah menurun sekarang menjadi hanya 208 dan angka kematian turun ke 1,4 persen dari total kasus," kata Direktur Jenderal Kesehatan pada Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah seperti dilansir The Star, Jumat (26/6). "Ini mengindikasikan bahwa Malaysia ada dalam fase pemulihan."
Pemerintah Malaysia sejak awal telah secara ketat membatasi pergerakan orang-orang dan menutup perbatasan. Upaya ini, dikatakan Noor, turut memberikan kesempatan pada Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan kapasitas kesehatan publik, laboratorium, klinik kesehatan dan rumah sakit.
Keberhasilan Malaysia dalam menekan jumlah penularan virus corona juga didukung oleh Kementerian Kesehatan mereka yang sigap bekerja di lapangan. mereka telus melakukan deteksi, pemeriksaan, serta mengisolasi dan merawat pasien virus corona di rumah-rumah sakit.
Ia menyebutkan jika kasus tertinggi selama penerapan MCO tercatat pada 5 April. "Dengan 2.596 kasus aktif, sementara angka kematian mencapai 1,67 persen dari total jumlah kasus," imbuhnya.
Seiring berjalannya waktu, kemampuan Malaysia untuk melakukan tes laboratorium kian meningkat. "Hari ini adalah hari ke-100 sejak MCO diberlakukan, negara ini memiliki kemampuan untuk melakukan 36.812 tes laboratorium RTPCR, yang merupakan enam kali lipat lebih tinggi sebelum MCO dan memiliki 6.397 kasus untuk COVID-19," jelas Noor.
(wk/zodi)