Cegah Penyebaran COVID-19, Kasino Las Vegas Bayar Pengunjung yang Pakai Masker
Pxhere
Dunia

Sebuah kasino di Las Vegas, Amerika Serikat, akan memberikan USD 20 atau sebesar Rp 282 ribu bagi pengunjung yang memakai masker. Ini dilakukan demi menarik pengunjung serta mencegah penyebaran virus COVID-19.

WowKeren - Sejumlah negara telah melonggarkan lockdown dan mulai membuka kembali fasilitas umum. Tak hanya itu, tempat-tempat wisata pun mulai kembali beroperasi dengan protokol khusus demi mencegah penularan virus corona (COVID-19).

Seperti hotel dan kasino di Las Vegas, Nevada, Amerika Serika yang akhirnya kembali dibuka setelah ditutup lebih dari dua bulan. Fasilitas hiburan tersebut kembali beroperasi pada 4 Juni dengan mewajibkan para pengunjung tetap menerapkan protokol kesehatan.

Untuk menarik kembali pengunjung, sebuah perusahan kasino terbesar di Las Vegas, The Strip, akan memberikan USD 20 atau sebesar Rp 282 ribu bagi pengunjung yang memakai masker. Selain ajang promosi, program ini juga dibuat sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Lima kasino dari perusahaan itu, Caesars Palace, Paris, Flamingo, The Linq dan Harrah's selama sepekan telah mencari pengunjung yang mengenakan masker saat berjudi ataupun hanya berjalan-jalan. Pihak The Strip menyebut bahwa hadiah tersebut telah diberikan kepada 375 tamu yang totalnya mencapai USD 7.500 atau sekitar Rp 106 juta.


Sayangnya, program ini hanya berlaku untuk pengunjung yang memiliki kartu Caesars Rewards. Spesialis hubungan masyarakat Caesars Entertainment, Gia Silvaggio, mengatakan bahwa program ini akan berakhir hingga peraturan mengenakan masker dilonggarkan. "Promosi ini akan berakhir jika mengenakan masker menjadi wajib," kata Gia.

Sementara itu, serikat buruh di Nevada telah menuntut agar pemerintah setempat mewajibkan pengunjung mengenakan masker di semua ruang publik, yang berada di kasino hotel untuk melindungi pekerja. Para pekerja meminta agar pemerintah mengikuti langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19 seperti California.

Pasalnya, pada pekan lalu ada dua karyawan kasino Flamingo dinyatakan positif terkena virus corona, setelah pusat perjudian tersebut diizinkan buka. Usai kasus tersebut dikonfirmasi, restoran Bellagio dan Linq Hotel, termasuk Las Vegas Kitchen Bar milik Guy Fieri, akhirnya ditutup setelah para pekerja di sana dinyatakan positif COVID-19.

Untuk mendapatkan izin operasi, setiap hotel dan kasino harus mengajukan surat permohonan kepada Nevada Gaming Control Board dan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona. Sayangnya, tak sedikit tempat yang mengabaikan protokol kesehatan virus corona, sehingga memicu terjadi kerumunan massa.

Perlu diketahui, hingga kini sudah ada 13.535 orang yang terkonfirmasi terinfeksi COVID-19 di Nevada. Otoritas kesehatan setempat bahkan melaporkan jumlah orang yang meninggal akibat virus corona menjadi 489 pada Senin (22/6) lalu.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait