Kementan Sebut Kalung Ini Ampuh Bunuh Virus Corona, Siap Produksi Bulan Depan
Nasional
Kontroversi Kalung Antivirus Corona

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan jika kalung buatan Kementan tersebut telah melewati hasil laboratorium di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan).

WowKeren - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengklaim jika kalung penawar COVID-19 yang berbasis pohon kayu putih (eucalyptus) ampuh untuk mematikan virus corona. Oleh sebab itu, mereka berencana untuk memperluas penggunaan kalung ini.

Syahrul mengatakan jika kalung buatan Kementan tersebut telah melewati hasil laboratorium di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Kalung ini teruji ampuh membunuh virus hanya dalam waktu dalam 15-30 menit pemakaian. Ia menyebut pihaknya akan mencetaknya secara massal bulan depan.


"Antivirus corona hasil Balitbangtan eucalyptus pohon kayu putih, dari 700 jenis satu yang bisa mematikan virus corona," kata Syarul dilansir CNN Indonesia, Sabtu (4/7). "Hasil lab ini mengusir virus, kami yakin, bulan depan ini sudah dicetak, diperbanyak."

Kalung ini pun sudah dikenakan oleh sejumlah jajaran Kementan. Dalam 15 menit, Syarul yakin jika kalung antivirus ini ampuh membunuh 42 persen virus corona. Sementara untuk pemakaian 30 menit dapat membunuh 80 persen virus.

"Ini sudah dicoba. Jadi ini bisa membunuh, kalau kontak 15 menit dia bisa membunuh 42 persen dari corona," ujarnya menjelaskan. "Kalau dia 30 menit maka bisa 80 persen. Ini ada roll-nya."

Kepala Balitbangtan Fadjri Djufry mengungkapkan hasil penelitian yang menunjukkan pemanfaatan kandungan senyawa aktif 1,8-cineole (eucalyptol) untuk virus corona. Senyawa yang dimiliki oleh tanaman eucalyptus ini efektif sebagai antivirus corona.

Berdasarkan hasil penelusuran ilmiah serta riset daya antivirus pada eucalyptus, diketahui jika senyawa aktif cineole berpotensi membantu pencegahan COVID-19. Hal ini berkat kemampuan senyawa tersebut untuk mengikat Mpro yang terdapat dalam virus corona jenis apapun.

"Kesimpulan kami bisa (membunuh COVID-19), karena bahan aktif yang dimiliki eucalyptus dan target bisa membunuh Mpro itu," kata Fadjri beberapa waktu lalu. "Nah kandungan Mpro berlaku pada COVID-19 yang juga ada, dia bisa mereplikasi."

Mpro merupakan main protease (3CLPro) atau enzim kunci dari virus korona. Enzim ini memiliki peranan penting dalam memediasi replikasi dan transkripsi virus.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts