Via Vallen Yakin Pelaku Pembakar Mobil Bukan Sakit Jiwa Meski Ngaku-Ngaku Jadi Suaminya, Kok Bisa?
Instagram/viavallen
Selebriti
Pembakaran Mobil Via Vallen

Via Vallen tak memungkiri sempat ketakutan karena pelaku pembakar mobil tersebut menulis ancaman pembunuhan. Seperti diketahui, usai melakukan aksinya pelaku tersebut langsung menyerahkan diri ke polisi.

WowKeren - Pedangdut Via Vallen masih trauma setelah mobilnya dibakar pada Selasa (30/6) dini hari lalu. Walau pelaku pembakar mobilnya yang bernama Pije tersebut sudah menyerahkan diri ke pihak kepolisian, Via masih ketakutan. Pasalnya Pije memang sempat menulis surat ancaman pembunuhan di tembok rumah Via.

"Terornya dari dia juga ditulis di tembok kata-katanya nggak jelas, yang bisa dibaca cuma 'mati kalian'," kata Via pada Minggu (5/7) seperti dilansir dari Suara. "Ya kalau dibilang takut, ada sedikit ketakutan."

Meski sempat ketakutan, pelantun lagu "Sayang" ini enggan merasakan hal itu secara terus-menerus. Via pun berusaha untuk berpikir positif karena kejadian tersebut sudah ditakdir oleh Sang Pencipta.

"Cuma saya nggak mau terlalu mikirin kayak gitu. Karena kemarin saya nenangin diri ya saya udah tenang, nggak bingung lagi," sambung Via. "Jadi saya punya Allah bakal kembali ke dia, termasuk mobil Alphard saya. Karena kan emang yang saya punya semua cuma titipan kalau Allah."

Namun rupanya sebelum melakukan aksi membakar mobil, Pije seringkali berkeliaran di sekitar rumah Via. Bahkan Pije sampai mengaku-aku sebagai suami perempuan berusia 28 tahun itu.


"Apa ya omongannya aneh (Pije), jadi saya tanya-tanya ke tetangga juga, orang ini ternyata sering sliweran (mondar mandir) di sini," cerita Via. "Dia sering bilang 'Via itu istri saya' gitu."

Walau begitu Via yakin Pije tak sakit jiwa. Sebelumnya memang ada dugaan yang menyebut Pije sakit jiwa karena sering bicara melantur saat diperiksa polisi.

"Kayaknya nggak (sakit jiwa), soalnya di sebelah rumah udah ada olah TKP dan dia udah pakai baju oranye," sambung Via. "Jadi ya pasti pinter lah polisinya kalau dia ngaku gila."

"Kan udah banyak saksi, terus ada botol bekas bensin di sekitaran mobil," lanjut Via. "Dan kalau memang dia orang gila kok bakarnya milih, soalnya di situ tuh posisinya ada 4 mobil berjejer di samping rumah, dia milihnya bakar yang Alphard."

Untuk diketahui Pije langsung menyerahkan diri ke Polresta Sidoarjo usai melakukan aksi membakar mobil Alphard Via. Ia pun telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 187 ayat 1 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. Pada penyidik, Pije mengaku sakit hati karena Via menolak ditemuinya di rumah sehingga nekat membakar mobil sang idola.

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts