Tak Boleh Sembarangan, Hand Sanitizer Bisa Jadi Tidak Efektif Kalau Dipakai Seperti Ini
Health

Pemakaian hand sanitizer pun tak boleh sembarangan demi memastikan cairan antiseptiknya efektif membunuh bakteri dan virus di tangan. CDC pun membagikan rekomendasinya seperti ini.

WowKeren - Hand sanitizer menjadi produk kesehatan yang wajib di era pandemi virus Corona seperti sekarang selayaknya masker maupun face shield. Tentu saja hand sanitizer yang dipakai harus berbasis alkohol agar efektif dalam membersihkan tangan di lokasi yang sulit air dan sabun.

Namun tentu saja pemakaian cairan pembersih tangan ini harus dengan baik dan benar supaya efektif. Pasalnya apabila tidak digunakan dengan benar justru membuat hand sanitizer-nya tidak bekerja efektif. Lantas seperti apakah pemakaian yang baik dan benar?

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut hand sanitizer yang disemprotkan harus dalam jumlah yang cukup untuk membasahi seluruh permukaan tangan. Namun kebanyakan ternyata justru mengeluarkan cairan dalam jumlah terlampau sedikit.

"Cara yang tepat menggunakannya adalah memastikan hand sanitizer menyelimuti kedua tangan kita," kata Pakar Okupansi dan Lingkungan di HealthPartnerts Riverway Clinic, Minnesota, Dr. Zeke J McKinney. "Jika kita khawatir menggunakan terlalu banyak, itu tidak masalah."


Lalu untuk pemakaiannya, cairan pembersihnya harus diusap sampai ke setiap celah jari. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut hand sanitizer harus dipakai selama 20 sampai 30 detik dan dipastikan semua bagian tangan sudah terpapar.

Yang kedua, cairan hand sanitizer yang sudah dipakai harus ditunggu sampai kering. CDC menyarankan supaya kedua tangan digosok selama sekitar 20 detik sampai tangan terasa kesat tanpa basah atau lembab akibat hand sanitizer.

Bila tidak menunggu, dikhawatirkan hand sanitizer bisa terhapus dari tangan dan gagal melakukan tugasnya. Lagipula, imbuh McKinney, memang diperlukan waktu bagi cairan antiseptik itu untuk mematikan bakteri dan virus tertentu.

Namun yang harus diingat, hand sanitizer tak bisa menggantikan metode cuci tangan dengan air dan sabun. Pasalnya bila kondisi kulit tangan penuh minyak dan lemak, maka hand sanitizer tak benar-benar bisa mengenai permukaan kulit.

"Jika ada kotoran yang menutupi bagian tangan hand sanitizer tidak bisa benar-benar sampai ke permukaan tangan kita," terang McKinney, dilansir pada Jumat (17/7). "Alasan menggosok tangan dengan sabun dan air lebih efektif adalah karena kita melakukan tindakan mekanis untuk melepaskan bakteri dari menggosok tangan."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait