Seorang pria di Singapura terpaksa memotong sebagian jari telunjuk kanannya setelah terinfeksi oleh bakteri pemakan daging. Hal ini bermula karena jarinya tertusuk kulit udang saat membersihkannya.
- Nidya Putri
- Jumat, 17 Juli 2020 - 14:16 WIB
WowKeren - Seorang pria di Singapura harus memotong sebagian jari telunjuk kanannya setelah terinfeksi oleh bakteri pemakan daging. Hal ini terjadi saat jarinya tak sengaja tertusuk kulit udang saat membersihkannya.
Udang-udang mentah tersebut dibelinya di pasar basah. Dalam laporan yang dirilis oleh The Straits Times, korban mengatakan bahwa ini bukan pertama kalinya ia ditusuk oleh udang dan ia berpikir bahwa kali ini tidak berbeda.
Namun, jarinya mulai menjadi hitam pada hari berikutnya dan ia mulai mengalami demam ringan. Setelah pergi ke klinik 24 jam di Toa Payoh, ia disuruh pergi ke rumah sakit segera.
Pria itu kemudian harus menjalani operasi pada malam yang sama dan dirawat di rumah sakit selama tujuh hari setelahnya, termasuk dua hari di unit perawatan intensif. Apabila pria tersebut telat menemui dokter, bisa saja pria malang itu akan kehilangan seluruh lengannya atau bahkan mati ketika bakteri itu mencapai ketiaknya, menurut dokter yang merawatnya. Korban kemudian mendesak yang lain untuk berhati-hati saat membersihkan udang mentah atau makanan laut.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Vibrio vulnificus adalah sejenis bakteri yang dapat menyebabkan infeksi karena makan makanan laut mentah atau setengah matang. Infeksi ini juga dapat terjadi melalui luka terbuka jika luka bersentuhan dengan makanan laut mentah atau kurang matang, tetesan atau dengan air asin.
“Satu spesies, Vibrio vulnificus, bahkan dapat menyebabkan infeksi luka yang mengancam jiwa," ungkap CDC. "Banyak orang dengan infeksi Vibrio vulnificus memerlukan perawatan intensif atau amputasi anggota tubuh, dan sekitar satu dari lima orang dengan infeksi ini meninggal, kadang-kadang dalam satu atau dua hari menjadi sakit."
“Beberapa infeksi Vibrio vulnificus menyebabkan necrotizing fasciitis, infeksi parah yang menyebabkan daging di sekitar luka terbuka mati," imbuhnya. "Beberapa laporan media menyebut jenis infeksi ini sebagai 'bakteri pemakan daging', meskipun fasciitis nekrotikans dapat disebabkan oleh lebih dari satu jenis bakteri."
(wk/nidy)