Barbie Kumalasari Mantap Pisah dari Galih Ginanjar, Hubungan Bak Kakak Beradik Terungkap
Instagram
Selebriti

Meski berpisah, Barbie Kumalasari ingin hubungannya dengan Galih Ginanjar tetap terjalin baik. Bahkan Kumalasari mengaku akan selalu mendukung Galih pasca bebas penjara nanti.

WowKeren - Barbie Kumalasari telah mantap untuk bercerai dari Galih Ginanjar yang kini masih mendekam di penjara terjerat kasus ikan asin. Ia pun sudah menyampaikan keinginan tersebut pada sang suami. Namun Galih menolak untuk diceraikan sampai menangis ke pemeran Ijah dalam sinetron "Bidadari" itu.

Kumalasari yang telah membulatkan tekad untuk bercerai dari Galih pun mengungkap rencana masa depannya. Bukan masa depan diri sendiri, Kumalasari juga membeberkan rencana Galih untuk kembali main sinetron setelah bebas penjara nanti.

"Kalau aku ke depannya yang aku planning-in sama Galih kan kalau kita cuma berbeda visi dan misinya," kata Kumalasari pada Kamis (23/7) seperti dilansir dari InsertLive. "Untuk ke depannya Galih juga bisa main sinetron lagi karena dia basic-nya seneng main sinetron."

Kumalasari tak memungkiri ia menuntut banyak hal dari Galih selama menikah sehingga tak bisa kembali ke dunia hiburan Tanah Air. "Selama sama aku, memang aku pengennya banyak hal yang bisa Galih lakukan," sambungnya.


Meski berpisah dari Galih, Kumalasari berharap hubungan mereka tetap terjalin dengan baik. Bahkan ia mendefinisikan hubungannya dengan Galih saat ini seperti kakak beradik yang saling mendukung.

"Saat ini kita hubungannya baik seperti kakak-adik aja sih," lanjut Kumalasari. "Bukan berarti berpisah kita tuh musuhan malah tambah kompak."

Terbukti, Kumalasari pun masih mengurus kasus ikan asin yang menjerat Galih. Ia sempat mengurusi pengajuan kasasi atas vonis yang dijatuhkan pada Galih dalam kasus ikan asin. Menurut Kumalasari, vonis hukuman penjara 2 tahun 4 bulan yang diterima Galih terlalu lama dan berat.

"Kalau aku sih sependapat juga yah memang untuk mengajukan kasasi jadi kemarin juga sudah kita pertimbangkan, karena kan memang terlalu lama ya," kata Kumalasari. "Apa lagi ini kan kasus UU ITE ya sampai 2 tahun lebih sepert itu menurut aku cukup sangat memberatkan, jadi memang ada kesempatan saat ini ya kita lakukan untuk kasasi."

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts