Joe Biden Pilih Tokoh Wanita Kulit Hitam Kamala Harris Jadi Cawapres di Pilpres AS
Getty Images
Dunia

Kamala Harris akan membuat sejarah sebagai wapres kulit hitam dan wanita keturunan India pertama di AS jika nanti dirinya dan Biden terpilih di pemilu November mendatang.

WowKeren - Capres AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, akhirnya mengumumkan nama calon wakil presidennya di pilpres November mendatang. Biden mengumumkan Kamala Harris sebagai sosok yang mendampinginya dalam pemilihan umum nanti.

Biden mengumumkan kabar tersebut setelah proses pencarian ketat selama sebulan terakhir. Pengumuman ini dibagikan secara langsung oleh Biden melalui akun Twitter pribadinya. "Saya mendapat kehormatan besar untuk mengumumkan bahwa saya telah memilih Kamala Harris 'si kecil pejuang tak kenal takut'," tulis Biden dalam cuitannya.

Merespons kabar tersebut, Senator Kamala Harris dalam cuitannya mengaku terhormat atas penunjukan dirinya untuk mendampingi Biden dalam Pemilu AS. "Saya merasa terhormat bisa bergabung dengannya sebagai calon wakil presiden dari partai kami, dan melakukan apa yang diperlukan untuk menjadikannya sebagai Pemimpin kami," cuit Harris.

Dilansir dari CNN, pasangan capres-cawapres dari Partai Demokrat ini diagendakan akan memberikan pidato pertamanya pada Rabu (12/8) waktu setempat di Wilmington, Delaware. Pekan depan keduanya akan resmi menerima pencalonan dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat yang akan dilakukan melalui panggilan video.


Penunjukan Harris mendapat beragam reaksi dari sejumlah politikus AS, termasuk mantan presiden Barrack Obama dan Bill Clinton hingga mantan menteri luar negeri Hillary Clinton. Hillary Clinton dalam cuitannya menyambut keputusan bersejarah yang dibuat Biden atas penunjukan Harris. Senada, Bill Clinton juga menyebut Biden telah membuat keputusan tepat atas penunjukan Harris.

Kamala Harris akan membuat sejarah sebagai wakil presiden kulit hitam dan perempuan keturunan India pertama di AS jika nanti dirinya dan Joe Biden terpilih di pemilu November mendatang.

Sebagai informasi tambahan, sejumlah pihak memang mendesak Biden untuk memilih wanita sebagai wakil, terutama dari ras kulit hitam selaku kaum minoritas di AS. Desakan disampaikan oleh lebih dari 200 perempuan kulit hitam melalui sebuah surat terbuka.

Surat tersebut turut mencantumkan nama-nama tokoh dan politikus perempuan kulit berwarna yang dinilai berpotensi mendampingi Biden mengalahkan Presiden Donald Trump dalam pilpres nanti.

Surat terbuka ini diberikan pada Biden ketika isu rasisme kembali mencuat dan menjadi perhatian publik Amerika belakangan setelah George Floyd, seorang warga AS keturunan Afrika tewas di tangan polisi kulit putih Minneapolis.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts