Badai Laura Hantam AS, Warga Terpaksa Dievakuasi ke Hotel Demi Hindari Penularan COVID-19
lance-modis.eosdis.nasa.gov
Dunia

Penduduk dievakuasi ke hotel, alih-alih tempat penampungan karena khawatir penyebaran COVID-19. Pemerintah mengatakan bahwa mereka sebisa mungkin menghindari kerumunan warga.

WowKeren - Lebih dari 1,5 juta penduduk Texas dan Louisiana, Amerika Serikat, dievakuasi saat Badai Laura yang dahsyat mendekati pantai. Disebutkan bahwa proses evakuasi tersebut menjadi jauh lebih sulit akibat adanya pandemi virus corona (COVID-19).

"(COVID-19) menambahkan kerumitan, itu tantangan," kata pelaksana tugas Wali Kota Galveston, Craig Brown, sebagaimana dikutip dari CNN pada Jumat (28/8).

Dalam keterangan resminya, Craig Brown menjelaskan bahwa pihaknya telah menyediakan bus tambahan untuk mengangkut orang keluar dari titik bahaya terjangan badai Laura tersebut. Menurut Brown, hal itu dilakukan agar antara satu orang dengan yang lain tetap bisa menjaga jarak. Brown juga mengatakan ada hotel yang telah disediakan sebagai penampungan. Tiap kamar hanya bisa ditempati satu orang.

Selain itu pemerintah setempat juga telah menyediakan mobil ambulans sebagai antisipasi keadaan darurat. "Bagi mereka yang membutuhkan isolasi saat mereka diangkut keluar pulau," lanjut Brown menambahkan.

Hal serupa juga terjadi di Lousiana. Penduduk dievakuasi ke hotel, alih-alih tempat penampungan karena khawatir penyebaran COVID-19. "Kami menghindari kerumunan," ujar direktur komunikasi di Kantor Gubernur Keamanan Dalam Negeri, Mike Steele.


Gubernur Lousiana, John Bel Edwards, mengatakan ada sekitar 2.000 kamar hotel telah diamankan sebagai tempat pengungsian. Negara bagian Lousiana sendiri saat ini tengah berusaha untuk menyediakan lebih banyak kamar hotel jika satu waktu diperlukan.

Hotel-hotel yang tersebar di Baton Rouge, Louisiana, seluruhnya telah dipesan. Tempat penampungan di Austin Regional Sheltering System sendiri disebut sudah mencapai kapasitas maksimal.

"Pengungsi #HurricaneLaura, silakan lanjutkan perjalanan ke Utara dan hubungi 2-1-1 untuk informasi lebih lanjut tentang lokasi penampungan alternatif," cuit akun twitter kota tersebut.

Sebagai informasi tambahan, badai Laura mulai menghantam wilayah Louisiana pada Kamis (27/8) dini hari waktu setempat dan memicu peringatan gelombang laut yang tak dapat dihindari. National Hurricane Center mengatakan Laura masuk dalam badai kategori 4 dan membawa angin berkecepatan 240 km per jam.

Hujan deras hingga banjir bandang terjadi di Louisiana, sehingga National Hurricane Center mengimbau warga di daerah pesisir untuk dievakuasi. Pemerintah Texas menyebut kekuatan Badai Laura saat ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Sekitar 1.000 anggota Garda Nasional, 20 pesawat, dan 15 tim perlindungan telah dikirim ke Texas untuk membantu proses tanggap darurat akibat badai tersebut.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait