LIPI Heran Ada Babi Hutan Aneh Bisa Menangis di Sumsel
Nasional

Keanehan perilaku babi hutan itu sebelumnya diceritakan oleh camat setempat misalnya seperti harus memakai bantal dan selimut ketika tidur hingga disebut menangis ketika diusir

WowKeren - Peneliti Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Gono Semiadi mengaku heran dengan adanya babi hutan yang disebut-sebut menangis saat diusir di Sumatera Selatan. Sebab pada dasarnya, babi tidak mengeluarkan air mata.

"Babi tidak mengeluarkan air mata dan disebutkan ada air mata kurang paham saya," ujar Gono, Rabu (2/9). Seperti diberitakan sebelumnya, Warga Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan baru saja digegerkan dengan kemunculan seekor babi hutan liar dengan perilaku yang cukup aneh.

Babi itu disebut-sebut memiliki perilaku layaknya manusia sehingga diyakini sebagai makhluk jadi-jadian. Hal ini pun, kata Gono, juga sulit untuk dijelaskan. Pasalnya, babi hutan merupakan satwa liar yang biasanya menghindar jika ada manusia.

"Memang susah dijelaskan ada babi liar bisa langsung dekat dengan manusia terlebih dipangku," ujar Gono melanjutkan. "Apalagi berumur sudah prapubertal."


Keanehan perilaku babi hutan itu sebelumnya sempat diceritakan oleh Camat Rupit, Deni Andre. Babi itu disebut memiliki keanehan seperti harus memakai bantal dan selimut ketika tidur hingga disebut menangis ketika diusir. "Babi ini liar. Ada beberapa keanehan," kata Camat dilansir detikcom.

Tak ayal, babi dengan perilaku aneh ini dikait-kaitkan dengan babi ngepet oleh warga setempat. Gono pun mengatakan jika secara keilmuwan, babi ngepet ini tidak ada.

"Babi ngepet memang nilai budaya yang banyak dipercaya di banyak wilayah Indonesia," kata Gono. "Tetapi secara keilmuan ya tidak ada apalagi dikaitkan dengan hilangnya uang."

Babi hutan itu sempat membuat geger usai mengikuti salah satu warga bernama Reno pada Rabu (26/8). Ia pun kaget dan mengusir babi tersebut. Namun alih-alih pergi, babi itu justru datang lagi.

"Sempat di usir babinya, nggak mau pergi. Malah ikut sampe ke rumah seperti jinak," jelas Camat. "Warga di Karang Waru juga geger sampai sekarang."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait