Aibnya Dibongkar Ahok, Pertamina Beri Respons Begini
Pertamina.com
Nasional

Sebelumnya, Ahok sempat mengungkapkan bahwa ada Direksi yang hobi melobi Menteri terkait perubahan posisi di Pertamina. Hal ini membuat Ahok selaku Komisaris Utama Pertamina merasa geram.

WowKeren - Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, sempat membuka aib perseroannya. Hal ini disampaikan Ahok dalam video yang diunggah akun YouTube POIN pada Senin (14/9).

Dalam video tersebut, Ahok sempat mengungkapkan ada direksi Pertamina yang hobi melobi Menteri sehingga membuatnya geram. "Ganti Direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi Direksi-Direksi semua mainnya lobinya ke Menteri, karena yang menentukan Menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian," ungkap Ahok melalui akun YouTube POIN.

Menanggapi pernyataan Ahok tersebut, Pertamina pun buka suara. Menurut VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, pihaknya menghargai pernyataan sang Komisaris Utama tersebut lantaran sejalan dengan program restrukturisasi Pertamina.

"Kami menghargai pernyataan Pak BTP sebagai Komut yang memang bertugas untuk pengawasan dan memberikan arahan," terang Fajriyah dilansir CNN Indonesia pada Rabu (16/9). "Hal ini juga sejalan dengan restrukturisasi Pertamina yang sedang dijalankan direksi agar perusahaan menjadi lebih cepat, lebih adaptif dan kompetitif."


Lebih lanjut, Fajriyah menjelaskan bahwa Pertamina dan beberapa anak perusahaannya telah menerapkan ISO 37001:2016 mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Selain itu, Pertamina juga telah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dengan PPATK sejak 2018. Kerjasama tersebut merupakan komitmen perseroan untuk lebih transparan dan memastikan agar semua sesuai dengan prosedur.

"Hal-hal yang bersifat corporate action dilakukan manajemen dalam rangka pertumbuhan perusahaan dan juga memastikan ketahanan energi nasional," jelas Fajriyah. "Tentu saja pastinya akan mempertimbangkan internal resources dan dilakukan secara prudent dan profesional."

Selain itu, Fajriyah menyatakan akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Komisaris dan stakeholder terkait. Dengan demikian, semua yang dijalankan oleh Pertamina bisa terinfokan dengan baik kepada semua pihak.

Di sisi lain, pernyataan Ahok tersebut membuatnya dikritik anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade. Menurut Andre, Ahok telah membongkar aib Pertamina dan membuat gaduh. Politisi Gerindra tersebut bahkan meminta Presiden Joko Widodo untuk mencopot Ahok dari jabatannya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts