Sheza Idris resmi menikahi pengusaha bernama Surya Ibrahim pada 12 Agustus 2017. Lantas, mengapa kembaran Shezi Idris ini stop memanggil sayang suaminya lagi?
- Diah Candra Trisanti
- Senin, 28 September 2020 - 23:27 WIB
WowKeren - Pasca putus dari Ruben Onsu, tak butuh waktu lama bagi Sheza Idris menemukan tambatan hatinya yang baru. Namun sayang, lagi-lagi jalinan asmaranya kandas. Hingga akhirnya Sheza menikahi pengusaha bernama Surya Ibrahim pada 12 Agustus 2017 lalu.
Dari hasil pernikahannya, Sheza telah dikaruniai anak perempuan. Kini kembaran Shezi Idris itu menikmati masa-masa tumbuh kembang anak.
Diakui Sheza, sang putri saat ini tengah aktif berbicara. Alasan inilah yang membuat Sheza berhenti memanggil sayang kepada sang suami.
"Sudah macam-macam, udah bisa ngikutin omongan (kita) kalau panggil suami, 'yang, yang' dia ngikutin jadi 'yang'," kata Sheza saat ditemui di kawasan Grand Wisata Bekasi, Senin (28/9). "Jadi kita harus ngebiasain ke anak manggil daddy, aku enggak panggil 'yang' lagi."
Selain mulai pandai berbicara, putri Sheza juga sudah bisa berjalan. Tak heran jika Sheza begitu menikmati tingkah polah si kecil.
"Alhamdulillah dia bicara dan (tumbuh) gigi berbarengan," lanjut Sheza. "Bener-bener lucu banget, udah bisa ngumpet di bawah tempat tidur, banyak banget lah."
Karena itu, Sheza tidak betah jika harus beraktivitas lama di luar rumah. Ia ingin segera lekas pulang dan bertemu buah hatinya.
"Makanya ini aku kalau di luar pengin cepet-cepet pulang," tambah Sheza. "Akur banget dia kan boneka kakaknya, kalau udah sama anak Shezi udah jadi boneka kakaknya. Mainnya bertigaan aja."
Di sisi lain, di tengah pandemi Covid-19, Sheza memperhatikan betul kebersihan dan kesehatannya. Ia pun mengaku mulai jarang melakukan perawatan di luar rumah.
Sheza tidak ingin dirinya menulari virus kepada keluarga. Karena itu, ia sangat berhati-hati dalam memilih perawatan di luar rumah.
"Sejak pandemi Covid 19 merebak saya nyaris tidak melakukan perawatan wajah dan kecantikan," ujar Sheza. "Saya enggak mau sepulang perawatan justru membawa virus, makanya saya sangat hati-hati sebelum perawatan. Kalau kliniknya enggak steril dan melakukan rapid test kepada tamunya, saya enggak mau."
(wk/diah)