Perhatikan! Kini Benjolan Kecil di Lidah Juga Dikaitkan dengan Gejala COVID-19
Health
Pandemi Virus Corona

Studi di Madrid, Spanyol menunjukkan bahwa benjolan kecil di lidah bisa jadi merupakan gejala spesifik pada COVID-19. Temuan ini makin menguatkan bahwa ruam merah berkaitan dengan infeksi virus Corona.

WowKeren - Berbagai gejala dan dampak lanjutan baru dari COVID-19 terus diungkap oleh para ilmuwan. Salah satu yang terbaru adalah perihal keberadaan benjolan kecil di lidah yang bisa jadi merupakan gejala potensial COVID-19.

Studi ini didapat dari hasil penelitian terhadap ratusan pasien di rumah sakit Madrid, Spanyol. Usia rata-rata pasien yang terlibat dalam penelitian adalah 56 tahun, dengan 58 persen responden adalah perempuan.

Lantas seperti apa hasilnya? Dilansir dari International Business Times edisi Sabtu (26/9), setengah dari pasien yang menjadi responden itu rupanya mengalami manifestasi mukokutan berupa sindrom defisiensi imun. Sindrom yang mengganggu sistem kekebalan tubuh ini sangat memengaruhi tangan dan kaki. Selain itu, penderitanya juga akan lebih mudah sakit dan mengalami berbagai jenis infeksi.

Dan salah satu gejala yang dialami oleh seperempat pasien tersebut adalah lingual papilitis berupa benjolan merah dan putih kecil di lidah. Studi ini sendiri terkait dengan temuan bahwa COVID-19 mungkin berhubungan erat dengan ruam.


Kala itu, Konsultan Dermatologi dalam penelitian kolaborasi King's College London dan British Association of Dermatologists, Veronique Bataille, mengungkap hubungan ruam dengan infeksi virus Corona. Ruam disebut sebagai salah satu gejala COVID-19, bahkan jauh lebih akurat ketimbang batuk dan demam, yang umumnya sangat terlihat pada pasien anak-anak.

"Kami menemukan satu dari enam anak terkena ruam tanpa gejala klasik lainnya," terang Bataille, dikutip dari The Sun, Rabu (30/9). "Umumnya ruam COVID-19 berlangsung selama beberapa minggu dan akhirnya hilang. Dalam beberapa kasus, obat yang diresepkan mungkin diperlukan jika ruamnya sangat gatal."

Selain itu, masih ada 8 jenis ruam lain yang juga dikaitkan dengan infeksi virus SARS-CoV-2 ini. Seperti misalnya ruam merah di jari kaki dan tangan, eksim dada, hingga pityriasis rosea.

Temuan ini membuat Dr Tanya Bleiker, Presiden British Association of Dermatologist meyakini bahwa COVID-19 bisa diamati lewat ruam. "Mampu mengenali hal ini adalah hal yang sangat penting untuk mengurangi penyebaran penyakit. Kami akan segera merilis gambar ruam atau tanda-tanda di kulit terkait COVID-19 bersama tim Studi Gejala COVID-19," tegas Bleiker.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts