Kim Jong Un Janji Bangun Puluhan Ribu Rumah Baru untuk Warga Korut
Dunia

Hal itu disampaikan Kim Jong Un kala ia mengunjungi salah satu daerah yang paling parah terkena dampak topan di Korut. Kim bahkan menyatakan penyesalan pada warga yang terkena dampak bencana.

WowKeren - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, berjanji membantu memulihkan daerah yang dilanda topan dan membangun setidaknya 25 ribu rumah selama lima tahun ke depan untuk warganya.

Hal tersebut disampaikan melalui pernyataan yang dimuat di media setempat, KCNA, pada Rabu (14/10). Disebutkan pula bahwa Kim menyatakan penyesalan kepada warga yang telah tinggal di rumah yang telah berusia lebih dari 50 tahun. Hal itu ia sampaikan kala mengunjungi salah satu daerah yang paling parah terkena dampak topan di Korea Utara.

KCNA juga menjelaskan bahwa Kim Jong Un mendesak militer memulai rencana konstruksi yang lebih ambisius. Kunjungan itu terjadi setelah Kim meneteskan air mata pada akhir pekan lalu saat dia berterima kasih kepada warga atas pengorbanan mereka.

Pada Sabtu (10/10), Kim Jong Un yang biasa menunjukkan citra gagah, tegas dan kejam itu tampak berbeda dalam pidato perayaan Ulang Tahun Partai Buruh Korut ke-75. Dalam pidato tersebut Kim nampak emosional hingga menitihkan air mata. Sepertiga dari total pidatonya mengungkapkan rasa penyesalan karena tidak bisa meningkatkan kehidupan warga Korea Utara.


"Orang-orang kita telah menaruh kepercayaan, setinggi langit dan sedalam laut, kepada saya, tetapi saya telah gagal untuk selalu menjalaninya dengan memuaskan," ujar Kim. "Saya sangat menyesal untuk itu."

"Meskipun saya dipercayakan dengan tanggung jawab penting untuk memimpin negara ini, menjunjung tinggi perjuangan Kawan Agung Kim Il-sung dan Kim Jong-il, berkat kepercayaan semua orang, upaya dan ketulusan saya belum cukup untuk membersihkan kita. Orang-orang dari kesulitan dalam hidup mereka," sambungnya.

Kim mengatakan rumah-rumah baru sekarang hanya dibangun ketika yang lama diruntuhkan oleh bencana alam, dan menyerukan "revolusi" dalam rencana konstruksi, dimulai dengan membangun 25 ribu rumah selama rencana lima tahunnya yang akan diresmikan pada Januari. Sejauh ini, militer telah mencapai tingkat konstruksi 60 persen untuk sekitar 2.300 rumah di daerah Komdok di provinsi Hamgyong Selatan, timur laut ibu kota, Pyongyang.

Minggu lalu, Kim meminta negaranya untuk memulai perjuangan cepat selama 80 hari untuk mencapai tujuan ekonomi sebelum kongres di bulan Januari untuk memutuskan rencana lima tahun yang baru.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait