Kasus Corona Di Italia Melonjak Ciptakan Rekor Baru, Ini Dampaknya
Reuters/Manuel Silvestri
Dunia
Pandemi Virus Corona

Italia kembali dihadapkan dengan lonjakan kasus virus corona dan menciptakan rekor baru pada Minggu (26/10). Begini dampak hingga aturan yang ditetapkan pemerintah setempat.

WowKeren - Italia kembali mengalami situasi darurat pandemi virus corona setelah mencatat lonjakan kasus. Pada Minggu (25/10), Italia memecahkan rekor harian kasus COVID-19, sebesar 21.273 kasus dalam waktu 24 jam dengan 128 orang meninggal dunia.

Dilansir dari Reuters, Pemerintah Italia langsung memerintahkan agar bar dan restoran ditutup pada sore hari. Selain restoran, tempat lain seperti pusat kebugaran umum, bioskop dan kolam renang juga diminta tutup mulai pukul 6 sore.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte menjelaskan langkah-langkah itu dilakukan untuk melindungi kesehatan dan ekonomi masyarakat. Cara tersebut juga dinilai dapat menekan kasus COVID-19 hingga beberapa minggu ke depan sehingga masyarakat Italia dapat merayakan Natal dengan tenang.

“Kami pikir kami akan sedikit menderita bulan ini,” kata Conte dalam konferensi pers seperti dilansir dari Reuters, Senin (26/10). “Tetapi dengan mengertakkan gigi dengan pembatasan ini, kami akan dapat bernapas lagi pada bulan Desember saat Natal.”


Lebih lanjut Conte menjanjikan sektor-sektor yang terkena imbas kebijakan tersebut akan diberi kompensasi. Kebijakan itu akan mulai berlaku pada hari ini, Senin (26/10) menyusul aksi protes dua malam yang terjadi di Napoli dan Roma akibat kebijakan jam malam di wilayah tersebut.

Seperti yang diketahui, Italia pernah menjadi negara Eropa yang paling terpukul oleh pandemi virus corona saat pertama kali merebak. Kini, posisi Italia telah digantikan oleh Spanyol, Prancis dan Inggris. Namun, tingkat infeksi di Italia yang telah pulih dengan cepat juga membuat layanan kesehatan mengalami tekanan yang meningkat.

Pemerintah Italia sendiri enggan melakukan lockdown karena takut akan mematikan perekonomian masyarakat. Meski demikian, mereka terpaksa meningkatkan pembatasan dengan mantap karena penyebaran virus corona semakin meningkat.

Kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah setempat telah mendorong masyarakat untuk tidak pergi keluar rumah. Mereka juga mulai membatasi kontak di rumah terhadap siapa pun tamu yang berasal dari luar keluarga dekat mereka.

Sementara itu, jam malam yang diterapkan oleh Italia tidak wajib dilakukan. Sejumlah toko-toko dan sebagian besar bisnis tetap boleh dibuka di tengah pandemi COVID-19. Khusus bar dan restoran bisa dibuka hingga sore dengan menerapkan protokol kesehatan. Sedangkan bioskop dan teater serta pameran dagang akan ditutup sementara.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts