Fans Internasional Berusaha 'Didik' Yangyang Soal Apropriasi Budaya, NCTzen Korea Tak Terima
Selebriti

Fans tersebut mengungkapkan adanya kekhawatiran tertentu yang telah berkembang di antara penggemar internasional NCT. Hal ini berhubungan dengan dugaan apropriasi budaya.

WowKeren - Dalam event video call YES24 NCT baru-baru ini, seorang penggemar dengan akun Twitter @_doyoungienim menghabiskan beberapa saat terakhir panggilan dengan Yangyang. Di sini, ia berusaha "mengedukasi" member subunit WayV itu.

Fans tersebut mengungkapkan adanya kekhawatiran tertentu yang telah berkembang di antara penggemar internasional NCT. Hal ini berhubungan dengan dugaan apropriasi budaya dengan meniru tarian India yang dilakukan subunit NCT U di lagu "Make a Wish (Birthday Song)"

Diasumsikan bahwa penggemar ini memilih untuk membicarakan Yangyang karena dia adalah salah satu dari sedikit member NCT yang dapat berbahasa Inggris. Member kelahiran 2000 itu sendiri berasal dari Jerman dan fasih dalam bahasa Jerman, Mandarin, dan Inggris.

Sebagai bagian dari "misi untuk mendidik" selama panggilan berlangsung, si penggemar pertama-tama memuji NCT dan WayV karena "menjadi populer secara global", kemudian melanjutkan dengan berkomentar tentang bagaimana "tindakan sekecil apa pun dapat (memiliki) dampak besar" pada penggemar dari berbagai negara.

"Dengan itu, aku harap kalian merangkul budaya berbeda dari penggemar internasional kalian karena tindakan sekecil apa pun bahkan dengan niat yang paling murni dapat berdampak besar bagi kami," ucap akun @_doyoungienim dalam "misi edukasi"-nya.


Fans Internasional Berusaha \'Didik\' Yangyang Soal Apropriasi Budaya, NCTzen Korea Tak Terima

Source: Twitter, Koreaboo

Ketika @_doyoungienim membagikan video tersebut di Twitter, penggemar internasional menjadi sangat mendukung gerakan untuk "mencegah NCT melakukan kesalahan yang sama lagi". Sayangnya, video tersebut tidak diterima oleh penggemar Korea, yang menganggap tindakan tersebut "melewati batas".

Video call ini dimaksudkan agar penggemar berinteraksi dengan member, bukan untuk mempermalukan dan membuat member merasa tidak nyaman. Jika ada masalah dan kalian ingin menyuarakan pendapat kalian, ada cara yang lebih baik untuk menyampaikan pesan kalian. Jika kalian benar-benar peduli dengan member dan ingin 'memberi tahu' mereka tentang bagaimana mereka dapat 'melakukan dengan lebih baik' atau apa pun, kalian semua perlu melakukan yang lebih baik daripada cara kalian menanganinya," tulis penggemar Korea NCT.

NCTzen Korea juga mengkritik @_doyoungienim dan "basis penggemar internasional umum", karena "tidak pernah tahu tempat dan waktu yang tepat untuk melakukan percakapan seperti itu". Mereka menunjukkan bahwa "tidak masuk akal untuk membuat Yangyang tidak nyaman ketika bukan dia yang bertanggung jawab." Selain itu, beberapa bahkan menyuarakan agitasi mereka dengan konotasi merendahkan istilah "mendidik" jika digunakan dalam bahasa Korea.

"Kenapa harus menyeret Yangyang dan Johnny? Hanya karena mereka bisa berbahasa Inggris? Atau, sebenarnya, kenapa harus membicarakannya di fan meeting? Tolong. Jika kalian punya sesuatu untuk dikatakan kepada idol Korea, maka rangkul bahasa dan budaya Korea terlebih dahulu. Didik diri kalian sendiri dan datang dengan logika dan alasan. Ada apa dengan kecoak internasional yang berpikir bahwa mereka berada di atas dan melampaui semua orang di planet ini?" ujar fans Korea lainnya.

Ketika NCTzens Korea dan internasional terus bertengkar di Twitter dan komunitas online lainnya, ketegangan pun terjadi di dalam fandom. Tapi SM Entertainment tidak memberikan tanggapan resmi.

(wk/dewi)

You can share this post!