Tembus 40.000 Per Hari, Uji Spesimen COVID-19 RI Sudah Lampaui Target Jokowi
AP Photo/John Minchillo
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menurut standar dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), pemeriksaan dengan negara berpenduduk 267 juta orang seperti Indonesia adalah 267 ribu orang per pekan

WowKeren - Kemampuan pemeriksaan spesimen COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyampaikan jika per harinya saat ini Indonesia sudah mampu memeriksa 35 ribu hingga 40 ribu spesimen.

Yang mana, jumlah ini sudah melampaui target Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Jokowi menargetkan sebelumnya agar RI mampu memeriksa spesimen sebanyak 30 ribu per hari.

"Angka pemeriksaan spesimen per hari telah melampaui standar yang ditugaskan Bapak Presiden," kata Doni di Gedung Graha BNPB, Selasa (27/10). "Yaitu 30 ribu spesimen per hari."

Para petugas dibantu oleh kementerian dan lembaga yang punya laboratorium pemeriksaan spesimen terus mendorong peningkatan kemampuan memeriksa spesimen. Tak hanya itu, Doni juga mengungkap ada kalanya jika kemampuan uji spesimen bisa tembus 50 ribu per hari.


"Rata-rata per hari sudah di atas 35 ribu sampai 40 ribu spesimen per hari," kata Doni melanjutkan. "Bahkan beberapa kali sempat lebih dari 50 ribu spesimen per hari."

Hingga kini, Indonesia memiliki 376 laboratorium yang melakukan pemeriksaan spesimen di Indonesia. Menurut standar dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), pemeriksaan dengan negara berpenduduk 267 juta orang seperti Indonesia adalah 267 ribu orang per pekan.

Sebelumnya ketika periode awal pandemi menyebar, Jokowi menargetkan agar Indonesia bisa melakukan uji spesimen sebanyak 10 ribu sampel per hari. Kemudian target ini meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah SDM dan juga laboratorium.

"Untuk tes, harus ditingkatkan jumlah PCR test dengan menambah lab-lab yang ada di daerah plus mobile lab PCR," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas Percepatan Penanganan Dampak Pandemi COVID-19 di Istana Merdeka, Senin (13/7). "Yang kita harapkan target yang sesuai saya sampaikan bisa tercapai, 30 ribu."

Sementara itu, testing merupakan satu bagian dari 3T yang ditekankan Jokowi. Adapun dua lainnya adalah tracing dan treatment.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts