Kasus Corona di Bogor Melonjak, Sumber Penularan Masih Dicari
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Oleh sebab itu, wali Kota Bima Arya masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Ia akan segera menggelar rapat untuk mengkaji dari mana sumber penularan berasal.

WowKeren - Status penyebaran pandemi corona di Kota Bogor masih menempatkan wilayah itu pada zona oranye. Ini artinya, penularan di Kota Hujan tersebut berada dalam kategori sedang.

Hal itu dibenarkan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya. "(Kota Bogor) masih di zona oranye," kata dia di Taman Ekspresi, Senin (9/11).

Selama beberapa hari terakhir, Bima menyebut terjadi peningkatan pada jumlah kasus positif. Bahkan, tercatat dalam sehari penambahan kasus COVID-19 lebih dari 40 orang. "Berapa hari ini rekor ya, walaupun masuk oranye tapi beberapa hari ini rekor di atas 40 (kasus)," ujarnya melanjutkan.

Terkait dari mana sumber penularan ini, pihaknya mengaku masih belum tahu. Oleh sebab itu, Bima masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Ia akan segera menggelar rapat untuk membahas hal tersebut dan menganalisa dari mana sumber penularan berasal.


"Mungkin sore lah kita kasih gambaran," tuturnya. "Sedang kita kaji, sedang kita analisis penyebabnya kenapa, jadi saya belum bisa katakan apa-apa."

Pada Minggu (8/11), Satgas mencatat terjadi penambahan sebanyak 48 pasien positif COVID-19. Dengan begitu, total kasus positif COVID-19 di Kota Bogor sebanyak 2.364 orang.

Sementara itu, di Kabupaten Bogor, pemerintah setempat mengumumkan jika vaksin virus corona bagi warganya akan datang pada bulan ini. Kuota yang disediakan bagi warga Bogor adalah 1,2 juta penerima vaksin COVID-19.

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan nantinya pembagian vaksin virus corona akan diprioritaskan untuk 11 kategori. Kabupaten Bogor memang menjadi wilayah penerima jatah vaksin COVID-19 terbanyak dari daerah lainnya karena faktor penduduk.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts