RS Ummi Minta Maaf Soal Polemik Tes Swab Habib Rizieq
Nasional
Polemik Tes Swab Habib Rizieq

Direktur Utama Rumah Sakit Ummi Bogor, Andi Tatat, mengakui ada kelemahan dalam sistem manajemen internal di rumah sakitnya hingga polemik tes swab Habib Rizieq bisa terjadi.

WowKeren - Tes swab Imam Besar FPI Habib Rizieq menimbulkan polemik. Pasalnya, tes swab Habib Rizieq dilakukan secara diam-diam, tanpa sepengetahuan pihak Rumah Sakit Ummi dan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kota Bogor.

Manajemen RS Ummi akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas polemik tes swab Habib Rizieq ini. Direktur Utama RS Ummi Bogor, Andi Tatat, mengakui ada kelemahan dalam sistem manajemen internal di rumah sakitnya hingga Habib Rizieq bisa melakukan tes swab secara diam- diam.

"Kami akui, ada kelemahan di internal kami dalam melakukan koordinasi dan komunikasi," tutur Andi dilansir Kompas.com, Minggu (29/11). "Kami menyampaikan permohonan maaf karena tes swab Rizieq Shihab yang seharusnya bisa disaksikan oleh pihak rumah sakit dan Satgas COVID-19 Kota Bogor. Itu tidak terjadi."

Diketahui, Habib Rizieq diklaim sudah dites swab oleh tim medis dari MER-C yang merupakan organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak di bidang kegawatdaruratan medis. Andi pun mengaku bahwa pihaknya masih belum mendapatkan informasi atau hasil tes swab yang dilakukan oleh tim MER-C tersebut.


Andi lantas berjanji akan berkomunikasi dengan pihak MER-C untuk mendapatkan hasil tes swab Habib Rizieq. "Kami belum mendapat informasi atau hasil swab-nya. Kami masih mengusahakan dari MER-C bisa menyampaikan itu," pungkas Andi.

Sebelumnya, Habib Rizieq telah melarang hasil tes swab-nya diungkapkan kepada publik. Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar, menyatakan bahwa tidak dipublikasikannya hasil tes swab adalah hak setiap pasien, termasuk Habib Rizieq.

"Kalau hasil (swab) beliau menyatakan tidak mengizinkan hasil dari medical record beliau untuk dipublikasikan," tutur Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar, di RS Ummi Kota Bogor pada Sabtu (28/11). "Dan perlu diketahui hal itu dilindungi Undang- undang dan itu merupakan hak asasi dari setiap pasien."

Terkait upaya tes swab dari Dinas Kesehatan Bogor, Aziz menilainya sebagai bentuk usaha politisasi terhadap kondisi kesehatan Habib Rizieq. "Artinya kenapa ini getol banget khusus Habib Rizieq, ada apa? Janganlah permasalahan kesehatan permasalahan kemanusiaan ini dipolitisasi gitu demi memanfaatkan untuk kepentingan- kepentingan, apa lagi unsurnya kebencian dan ketidaksukaan," jelas Aziz.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts