Prancis Akan Vaksinasi COVID-19 Mulai April 2021
Dunia
Vaksin COVID-19

Pemerintah Prancis akan melaksanakan vaksinasi virus Corona (COVID-19) secara besar-bersaran pada April sampai Juni 2021 mendatang. Vaksinasi pertama akan diprioritaskan untuk kelompok rentan.

WowKeren - Prancis akan melaksanakan vaksinasi virus Corona (COVID-19) pada April sampai Juni 2021. Vaksinasi itu akan dilakukan secara besar-besaran.

Dikutip dari AFP, Rabu (2/12), Presiden Emmanuel Macron menyebut, awal 2021 akan melihat vaksinasi pertama yang ditargetkan pada kelompok yang sering rapuh dan terpapar, diikuti vaksinasi kedua untuk populasi lainnya.

Perdana Menteri Jean Castex, berbicara di depan parlemen, menambahkan bahwa penghuni panti jompo - di mana 16.000 orang dari total nasional lebih dari 52.000 telah meninggal karena COVID - dan beberapa staf akan mendapat prioritas untuk vaksinasi.

Harapan seluruh dunia akan vaksinasi COVID-19 bakal siap akhir tahun mendapat dorongan ketika perusahaan dari Amerika Serikat (AS), Moderna mengatakan akan mengajukan untuk otoritas darurat vaksin di AS dan Eropa.


Sebelumnya telah diketahui, sejumlah perusahaan farmasi telah mengembangkan vaksin COVID-19. Salah satunya perusahaan asal Amerika Serikat (AS) Pfizer yang telah mengklaim efektivitas sekitar 95 persen.

Selain itu ada vaksin COVID-19 Moderna yang diklaim mampu melawan virus corona hingga mencapai 94,5 persen. ”Ini jelas merupakan hasil yang sangat menarik,” kata pakar penyakit menular AS Anthony Fauci seperti dilansir dari CNN, Senin (16/11). “Angka 94,5 persen benar-benar luar biasa.”

Selain soal efektivitas, vaksin Moderna juga dinilai lebih praktis dalam penggunaannya karena bisa disimpan dalam suhu yang lebih tinggi ketimbang Pfizer. Moderna bisa disimpan dalam suhu 20 derajat Celcius sedangkan Pfizer hanya bisa bertahan di suhu minus 75 derajat Celcius.

Yang terkini, vaksin Moderna diklaim mampu memberikan perlindungan hingga 100 persen dan mengajukan izin penggunaan darurat di Amerika Serikat dan juga Eropa. Langkah tersebut rupanya menyusul Pfizer yang sudah lebih dulu mengajukan permohonan yang sama ke FDA seminggu sebelumnya.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts