Tak Main-Main, 24 Orang Dikonfirmasi COVID-19 Buntut Contact Tracing Anies dan Wagub DKI
Instagram/aniesbaswedan
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dinkes DKI Jakarta pada Rabu (2/12) mengonfirmasi ada 24 orang kontak erat Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria yang positif COVID-19. Jumlah ini dimungkinkan bertambah.

WowKeren - Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan contact tracing alias penelusuran kontak usai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria dinyatakan positif COVID-19. Yang tak disangka, sebanyak 24 orang dinyatakan positif usai penelusuran dilakukan.

Sebelumnya Dinkes melakukan penelusuran terhadap 437 orang yang menjadi kontak dekat kedua tokoh tersebut. "Hingga Selasa (1/12) kemarin, kami di Dinkes DKI Jakarta dan jajaran telah mencatat 158 orang telah dilakukan tes usap dari kontak erat Gubernur dan 279 orang telah dilakukan tes usap dari kontak erat Wakil Gubernur," terang Kadinkes DKI Jakarta, Widyastuti, Rabu (2/12).

Dan dari hasil tracing itu terungkap sebanyak 5 dari 158 orang kontak erat Anies dikonfirmasi positif COVID-19. Sebanyak 111 orang negatif, sedangkan 42 sisanya masih menanti hasil.


Sementara untuk pelacakan kontak erat Wagub Riza, sebanyak 19 dari 279 orang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Sementara 185 sisanya negatif dan 75 lainnya masih menunggu hasil.

Kendati demikian, Widyastuti harus menegaskan bahwa ke-24 orang tersebut belum tentu positif COVID-19 akibat tertular Anies maupun Riza. "Jadi pelacakan kontak yang kami lakukan bukan menyatakan siapa yang tertular dari Gubernur maupun Wakil Gubernur, tapi siapa saja yang tertular bersama Gubernur dan Wakil Gubernur," tegasnya, dilansir dari Detik News, Kamis (3/12).

"Data kasus konfirmasi positif hasil contact tracing bukan menentukan penularannya dari Gubernur maupun Wakil Gubernur, tapi menentukan klaster kasus yang bersamaan terjadi selama masa inkubasi COVID-19," imbuhnya. "Saat ini belum ditemukan kasus positif di antara mereka yang berinteraksi langsung dengan Gubernur baik dari keluarga maupun tim kerja setelah Gubernur dikonfirmasi positif. Kepada mereka yang terkonfirmasi positif sedang dalam proses penelusuran lebih lanjut."

Karena itulah, Dinkes saat ini sedang melakukan penelusuran lebih lanjut untuk menemukan sumber infeksi puluhan orang tersebut. "Beberapa kasus ditemukan bahwa periode penularan sebelum berinteraksi dengan Gubernur dan merupakan bagian dari klaster keluarga masing-masing. Jadi kami mendata ada klaster terpisah yang ditemukan karena dilakukan tes masif di lingkungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur," pungkasnya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts