7 Tips Perawatan Kaktus dan Sukulen Ini Bikin Tanaman Kalian Tumbuh Indah, Terapkan Sekarang!
pexels.com/Scott Webb
SerbaSerbi

Ada beberapa tips perawatan kaktus dan sukulen yang patut diperhatikan agar tumbuh dengan baik dan tidak cepat membusuk. Penasaran apa saja itu? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

WowKeren - Kaktus dan sukulen kini menjadi salah satu tanaman hias yang paling diminati. Dua jenis tanaman ini sering dijadikan pilihan ideal untuk mempercantik rumah agar terlihat asri dan indah. Terutama buat mereka yang memiliki rumah sempit, kaktus dan sukulen menjadi salah satu pajangan yang tepat untuk memunculkan kesan minimalis.

Agar penampilan kaktus dan sukulen tetap cantik serta tidak mudah membusuk, kalian harus merawatnya dengan baik dengan menciptakan lingkungan yang mirip habitat aslinya. Habitat asli tanaman ini sendiri sebagian besar adalah gurun. Oleh sebab itu, kaktus dan sukulen dapat tumbuh di lingkungan yang memiliki banyak cahaya, drainase yang baik, suhu tinggi serta kelembapan yang rendah.

Berkaitan dengan hal ini, tim WowKeren akan memberikan beberapa tips dalam merawat kaktus dan sukulen agar tetap cantik sampai berbunga. Penasaran apa saja itu? Simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.

(wk/eval)

1. Pilih Media Tanam yang Tepat


Pilih Media Tanam yang Tepat
pexels.com/Maria Orlova

Kebutuhan kaktus dan sukulen berbeda-beda, sehingga kita harus memilih media tanam yang tepat. Hindari penggunaan media yang dapat menyimpan air terlalu lama, dan letakkan pasir malang atau bebatuan di lapisan paling bawah untuk mengurangi tingkat kelembapannya.

Untuk lapisan paling atas, kamu bisa mengunakan sekam bakar atau campuran tanah dan pupuk kandang. Bila bahan yang tersedia terbatas, kamu bisa langsung memasukkan tanah, dengan syarat lubang drainase potnya berukuran besar. Selain itu, usahakan untuk memilih pot yang bagian bawahnya berlubang. Lubang ini berfungsi untuk melancarkan siklus air, sehingga air siraman dapat mengalir keluar dan tidak mengendap di sana.

2. Hindarkan dari Paparan Sinar Matahari Langsung


Hindarkan dari Paparan Sinar Matahari Langsung
pexels.com/Lisa Fotios

Meski habitat asli kaktus dan sukulen ada di daerah kering, bukan berarti dua tanaman ini harus selalu terpapar sinar matahari. Sebab keduanya membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan tempat dan lingkungan yang baru. Umumnya kaktus dan sukulen dapat tumbuh dengan baik dengan penyinaran matahari pagi yang cukup selama 4-6 jam saja setiap harinya.

Selain itu, jangan letakkan kaktus dan sukulen di bawah sinar matahari langsung. Sebab jika terlalu lama terpapar sinar UV, warnanya bisa menguning dan ujungnya lekas mengering. Jika kondisi ini terus dibiarkan, kaktus dan sukulen akan semakin lemah dan mati.

3. Perhatikan Teknik dan Intensitas Penyiraman


Perhatikan Teknik dan Intensitas Penyiraman
pexels.com/cottonbro

Tips berikutnya yang tak kalah penting berkaitan dengan teknik dan intensitas penyiraman. Ingat, tanaman outdoor membutuhkan lebih banyak penyiraman jika dibandingkan dengan indoor. Idealnya, kamu bisa menyiram kaktus dan sukulen setiap satu hingga dua minggu sekali. Jangan siram kaktus dan sukulen terlalu sering, karena bisa membuatnya lebih cepat mati.

Teknik penyiraman yang tepat dilakukan adalah dengan menyemprot secara wajar tanpa menggenangi media tanam. Bila kamu menemukan bagian daun yang mengering atau keriput, sebaiknya potong kemudian semprot dengan air seperti biasa. Namun sebelum melakukan penyiraman, pastikan media tanahnya sudah kering ya agar tidak terlalu lembab.

4. Jangan Biarkan Air Mengendap di Daun


Jangan Biarkan Air Mengendap di Daun
pexels.com/Sam Lion

Tips satu ini mungkin sangat sering diabaikan oleh orang. Namun perlu diperhatikan bahwa bulir air yang menempel di daun kaktus dan sukulen memiliki banyak efek buruk. Seperti merangsang pembusukan hingga membiaskan cahaya matahari ke bagian daun dengan cara yang ekstrem. Bahkan untuk beberapa jenis sukulen, air yang dibiarkan mengendap di daun dapat memancing kutu untuk datang.

Ingat, kaktus dan sukulen menyerap air dari bagian akar sehingga kalian tidak boleh membiarkan daunnya menggenang. Jika kalian menemukan daun yang layu di bagian bawah, jangan terlalu khawatir karena ini adalah kondisi normal. Sebaiknya pisahkan saja daun tersebut untuk mencegah kutu datang.

5. Beri Pupuk Secara Berkala


Beri Pupuk Secara Berkala
pexels.com/Hanbo Wang

Seperti halnya dengan jenis tanaman lain, kaktus dan sukulen juga membutuhkan pupuk agar bisa tumbuh subur dan berumur panjang. Kendati demikian, kamu tidak boleh memberi pupuk terlalu banyak karena dapat merusak kondisi tanaman akibat panas yang berlebihan.

Jenis pupuk yang direkomendasikan untuk kaktus dan sukulen adalah NPK. Pupuk jenis ini mengandung berbagai unsur yang baik untuk tumbuh kembang tanaman seperti fosfor, hara nitrogen serta kalium. Lakukan pemupukan secara berkala satu sampai dua bulan sekali dengan takaran sebanyak dua hingga tiga butir pupuk.

6. Singkirkan Serangga


Singkirkan Serangga
pexels.com/Pixabay

Hama biasanya tidak menimbulkan masalah untuk kaktus dan sukulen dalam ruangan, namun kalian kemungkinan harus berhadapan dengan serangga. Salah satunya adalah kutu putih yang keberadaannya sulit dilihat. Serangga jenis ini biasanya dapat melemahkan kaktus dan sukulen karena menyerap nutrisi yang terdapat di bagian inang dan batang.

Maka dari itu, sebaiknya singkirkan serangga tersebut sebelum menggerogoti tanaman kesayanganmu. Semprot tanah dengan alkohol isopropil 70 persen kemudian pisahkan tanaman yang terinfeksi dari tanaman yang lain.

7. Pindah Posisi Tanaman Secara Rutin


Pindah Posisi Tanaman Secara Rutin
pexels.com/Min An

Tips merawat kaktus terakhir yang WowKeren rekomendasikan adalah memindahkan posisi tanaman secara rutin. Hal ini sangat penting dilakukan, terutama jika tanamanmu tidak mendapat sinar matahari secara merata. Selain itu, cara ini juga berguna untuk melatih tanaman agar mudah beradaptasi di tempat baru, sehingga lebih kebal dan tidak cepat mati.

Demikian tujuh tips merawat kaktus dan sukulen yang telah tim WowKeren rangkum untuk kalian. Simak juga artikel ini untuk mengetahui beberapa bunga hias yang mudah ditanam di dalam rumah. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui tips memulai budidaya tanaman hias di tengah pandemi Corona.

You can share this post!

Related Posts