Wanti-Wanti Jokowi, Fahri Hamzah: Orang di Sekitar Anda Berlomba Merebut Jabatan
Nasional

Politisi Fahri Hamzah juga sempat mengungkapkan bahwa Indonesia kini tengah dilanda bencana lain selain COVID-19 dan kemiskinan. Bencana yang dimaksud Fahri adalah krisis sosial.

WowKeren - Politisi Fahri Hamzah meminta Presiden Joko Widodo untuk berhati- hati karena orang-orang di sekelilingnya ada yang tidak jujur. Hal ini disampaikan Fahri dalam acara "Indonesia Lawyer Club" yang tayang di tvOne pada Selasa (15/12).

"Kita berharap Pak Jokowi datang dengan kerendahan hati, carilah informasi- informasi yang benar," tutur Fahri. "Orang-orang di sekitar Anda sedang berlomba-lomba untuk merebut jabatan, mengangkangi jabatannya untuk kepentingan pribadi untuk climbing ke tempat yang lebih tinggi."

Lebih lanjut, Fahri menyebutkan bahwa orang-orang yang berlomba mendaki kekuasaan ini tidak peduli dengan masa depan Indonesia. Selain itu, orang-orang tersebut juga tidak akan peduli apabila Jokowi ke depannya dipanggil ke Mahkamah HAM.

"Orang-orang itu tidak peduli dengan masa depan, apakah suatu hari Presiden akan dipanggil ke Mahkamah HAM atau tidak," ujar Fahri. "Yang penting hari ini dia menang. Orang-orang di sekitar Anda tidak jujur, dengarlah orang-orang yang jujur yang berbicara dengan hatinya."


Fahri juga sempat mengungkapkan bahwa Indonesia kini tengah dilanda bencana lain selain COVID-19 dan kemiskinan. Bencana yang dimaksud Fahri adalah krisis sosial yang menyebabkan warga masuk bui hanya karena ada perbedaan pendapat dengan aparat atau pemerintah.

"Orang berbicara berbeda dengan aparat, dengan pemerintah, masuk penjara. Ini adalah awal bencana," terang Fahri. "Apabila pemerintah tidak deliver, akan tambah banyak kemarahan, juga akan tambah banyak kriminalitas. Setelah krisis politik bisa terjadi krisis sosial."

Menurut mantan Wakil Ketua DPR RI tersebut, bencana tersebut bisa diselesaikan jika Jokowi mau rendah hati dan mendengar pendapat publik. Ketimbang mendengarkan orang-orang tak jujur yang ada di sekitarnya.

"Saya percaya bahwa kita kuat dan kita akan keluar dari krisis ini, tapi belum ada kerendahan hati untuk menerima dan mengajak semua untuk keluar dari krisis ini sama-sama," pungkas Fahri. "Mari kita atur kita terus bisa bersaudara dan bersatu."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts