Buka perdana, restoran milik Rizky Billar diwarnai dengan penggrebekan Satpol PP usai diduga melanggar prokes Covid-19. Begini penjelasan lengkap dari camat setempat.
- Ruth Meliana
- Sabtu, 19 Desember 2020 - 15:48 WIB
WowKeren - Rizky Billar tidak hanya fokus dalam membangun kariernya di dunia hiburan Tanah Air saja. Ketenarannya itu dimanfaatkan Rizky untuk menjajal terjun ke bisnis kuliner. Setelah berbulan-bulan mempersiapkan usahanya, ia akhirnya melakukan grand opening rumah makannya yang bernama Raja Sei di Kemang Selatan Jaya, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/12).
Namun, pembukaan perdana restoran mirip kekasih Lesti Andryani ini diwarnai dengan penggrebekan Satpol PP. Kedatangan sejumlah Satpol PP itu diduga berkaitan dengan adanya pelanggaran protokol kesehatan di restoran milik Rizky saat DKI Jakarta masih menerapkan PSBB.
Camat Mampang Prapatan, Djaharuddin lantas menjelaskan kedatangan Satpol PP ke restoran baru milik Rizky itu. Ia mengatakan restoran milik aktor sinetron “Rajawali” itu memang tengah diperiksa terkait kelengkapan protokol kesehatan yang ada. Selanjutnya, pihaknya juga akan terus mengawasi dengan ketat restoran sang aktor yang buka di tengah pandemi virus corona itu.
”Jadi hari ini ada opening cafe Raja Sei,” kata Djaharuddin saat ditemui WowKeren di restoran Raja Sei, Kemang Selatan Raya, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/12). “Dimana kami memang hari ini mau ngecek protokol kesehatan dari pembukaan cafe tersebut.”
“Kami cek kelengkapan protokol kesehatan yang disiapkan oleh cafe atau usaha,” sambungnya. “Kami akan memantau terus mereka, kami akan me-monitoring operasi usaha ini karena ada batasan waktu dalam berusaha sejak 18-25 sampai jam 9 malam. Hari ini kita bertemu dengan pemilik usaha.”
Djaharuddin juga mengaku telah bertemu dengan Rizky selaku pemilik usaha. Saat ditanya terkait izin usaha restoran tersebut, ia menyebut masih akan mengecek terlebih dahulu. Kendati demikian, ia meyakini jika usaha kuliner itu tentunya sudah memiliki izin usaha.
Saat pembukaan perdana restoran Rizky ini, rupanya terjadi insiden kerumunan orang-orang yang sangat antusias untuk menjajal hidangan dari usaha pria kelahiran Medan itu. Hal itu memicu kedatangan Satpol PP yang langsung membubarkan dan menertibkan pembeli agar tidak terjadi penyebaran Covid-19.
”Kita belum cek ya. Yang pasti kalau sudah dibuka sudah ada izin. Tapi ya kami belum periksa perizinan,” jelas Djaharuddin. “Kita akan membubarkan kerumunan ini dan akan berkoordinasi dengan atasan.”
Lebih lanjut Djaharuddin mengatakan masih belum memberikan sanksi berupa denda maupun penyegelan terhadap restoran milik Rizky itu. Walau begitu, pihaknya telah memberikan peringatan pertama.
”Kita belum melakukan tindakan. Kita coba tanya tanya dlu baru melakukan tindakan,” ujar Djaharuddin. “Mereka akan mentaati prokes. Mungkin karena antusias (pembeli), jadi tidak terkendali. Kami kasih peringatan pertama.”
Pada malam sebelumnya, Rizky telah membagikan kabar bahagia di akun Instagramnya terkait pembukaan bisnis kuliner pertamanya. Bahkan, ia turut memberikan diskon dan promo demi menarik minat pembeli.
”Terima kasih atas berkah dan rejeki yang terus menyertai aku,” tulis Rizky dalam caption akun Instagramnya pada Jumat (19/12). “Terima kasih untuk dukungan dari kalian semua hingga akhirnya aku punya bisnis pertama yang akan dibuka besok.”
”Aku hobi banget kuliner, karena itu bisnis pertama ku adalah kuliner,” sambungnya. “Semoga rumah makan @rajasei ini disukai semua orang, dapat menjadi salah satu produk kuliner kebanggaan indonesia dan bisa banyak membantu membuka lapangan pekerjaan.”
(wk/lian)