Lesti Andryani dinobatkan Top Beauty World sebagai wanita tercantik di dunia, tepatnya berada di posisi ke-5. Pencapaian tersebut rupanya menuai pro dari fans, tetapi kontra banyak warganet.
- Neressa Prahastiwi
- Selasa, 22 Desember 2020 - 15:22 WIB
WowKeren - TC Candler merupakan pencipta daftar 100 wajah tercantik dan tertampan di dunia. Para pesohor dari berbagai belahan dunia yang masuk daftar TC Candler memiliki paras menawan serta dukungan dari fans. Salah satu nominasi tahun ini dari Indonesia ialah Agnes Monica (Agnez Mo).
Belum lama ini, publik dibuat geger dengan dinobatkannya Lesti Andryani di posisi 5 besar kecantikan dunia versi Top Beauty World. Hasil tersebut rupanya berbeda dengan versi TC Candler. Menjawab pertanyaan warganet, TC Candler menegaskan akun resmi mereka hanya ada satu dan baru mengumumkan pemenang pada 27 Desember mendatang.
"Sorry, the next account has been announced, is that also your official account (Maaf, akun lain telah mengumumkan, apakah itu juga akun resmi)?" tanya seorang warganet. "This is the only official account (ini satu-satunya akun resmi). We announce on December 27th (kami mengumumkan pada 27 Desember)," balas akun @tccandler.
Kabar tersebut juga dibagikan akun gosip @lambe_turah pada Selasa (22/12). Akun gosip tersebut langsung menuai reaksi kesal penggemar Lesti lantaran dianggap menggiring opini pada sang idola.
"Lesty juga gak mau kali masuk ginian netizen aja besar besarin," komentar akun @sxxxila.30. "Girl support girl jangan suka menjatuhkan," sahut akun @lxxxlinimbiri. "Lesty juga ngga nanggepin kan? Kenapa pada ngolok olok Lesty?" tulis akun @mxxxafth.
Untuk meredam amarah warganet, akun Lambe Turah kembali membagikan postingan TC Candler yang menyatakan bahwa Top Beauty World telah mencuri konsep mereka. TC Candler sendiri telah memperingatkan fans sejak 2018 silam.
"@dtopbeautyworld di Twitter adalah PALSU. Kami tidak peduli mereka ada. Bagaimanapun, mereka mencuri logo, branding, foto, dan konsep kami. Mereka membodohi penggemar untuk percaya bahwa mereka ada hubungannya dengan kita," tulis akun Twitter @tccandler pada 7 Agustus 2018. "Tolong laporkan dan berhenti mengikuti mereka. Terima kasih-TC Candler."
(wk/nere)