Mantan Pengawal Sebut Diana Bakal Berseteru dengan Meghan Markle Jika Masih Hidup, Ini Sebabnya
Getty Images
Selebriti

Eks pengawal Putri Diana, Paul Burrell, juga mengungkapkan bahwa alasan utama Harry menikahi Meghan adalah karena kemiripan mantan aktris itu dengan mendiang ibunya.

WowKeren - Keputusan Pangeran Harry untuk menikahi Meghan Markle beberapa tahun lalu memang sempat menimbulkan pro dan kontra di kalangan publik, mengingat latar belakang Meghan yang merupakan seorang selebriti keturunan kulit hitam asal Amerika Serikat.

Usut punya usut, Harry rupanya begitu ingin menikahi Meghan karena melihat kemiripan antara mantan aktris "Suits" tersebut dengan mendiang ibunya, Putri Diana. Hal ini diungkapkan oleh mantan pengawal pribadi Putri Diana, Paul Burrell.

"Harry menikahi Meghan karena dia (Meghan) mirip dengan Diana," tutur Paul Burrell, sebagaimana dilansir dari Express.co.uk. "Mereka berdua adalah wanita yang akan selalu berdiri teguh pada apa yang mereka percayai dan tidak akan goyah."

Kendati demikian, Burrell justru mengatakan bahwa ia merasa kalau Meghan dan Diana tak akan cocok satu sama lain jika keduanya memiliki kesempatan untuk bertemu. Bahkan, Burrell menduga kalau Meghan dan Diana akan berseteru. "Saya pikir, mungkin, mereka (Meghan dan Diana) akan berseteru," katanya.


"Saya membayangkan mereka akan menjadi dua wanita kuat dan mandiri dengan pandangan berbeda tentang berbagai hal, dan itu akan menjadi perseteruan antara cara Meghan dan cara Diana," lanjutnya.

Burrell, yang bekerja untuk Diana selama 10 tahun sebelum kematian sang Princess of Wales pada tahun 1997, tidak berpikir Meghan benar-benar mirip sekali dengan Diana. Namun, dia setuju bahwa Meghan mungkin lebih paham media daripada Diana.

"Saya pikir perbedaan utama di antara mereka adalah bahwa Meghan memiliki rencana yang matang dengan media, sedangkan Diana masih muda dan naif (kala itu)," tambahnya. "Diana mengerjakan buku dengan Andrew Morton dan mendekati pers selama bertahun-tahun karena dia tidak memiliki suara. Dan pikirannya yang kuat berarti dia peduli dan dia merasa orang-orang di negara itu memiliki hak untuk mengetahui apa yang terjadi di belakang pintu tertutup (kehidupan Kerajaan)."

Sebagai informasi tambahan, Pangeran Harry dan Meghan Markle sendiri menikah pada 2018 lalu. Keduanya kini telah resmi keluar dari keanggotaan Senior Royals sejak akhir bulan Maret 2020. Keputusan keduanya menimbulkan beragam kontroversi di kalangan publik, termasuk beberapa anggota keluarga Kerajaan Inggris.

Setelah berunding dengan anggota senior Kerajaan, akhirnya Ratu Elizabeth II memberikan restu atas keputusan Harry dan Meghan. Namun sebagai konsekuensinya, pasangan yang dikaruniai seorang buah hati tersebut harus melepaskan gelar HRH (His/Her Royal Highness) dari nama mereka.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait