Pejabat tersebut menceritakan bagaimana suasana dalam pesta. Ia menyebut orang-orang saling berbaur dengan sedikit di antara mereka yang menggunakan masker.
- Luthfiatun Nisa
- Kamis, 31 Desember 2020 - 11:40 WIB
WowKeren - Wakil Ketua Komite Negara Bagian Massachusetts, Tom Mountain, mengumumkan dirinya positif terinfeksi virus corona (Covid-19) beberapa hari setelah menghadiri Pesta Hanukkah di Gedung Putih.
Pejabat Partai Republik itu mengatakan dia baik-baik saja dan tidak merasakan gejala apapun ketika menghadiri acara perayaan kaum Yahudi itu di Gedung Putih pada 9 Desember lalu.
"Faktanya, saya sedang menikmati acara besar di Gedung Putih di mana saya diundang, dan tiga malam setelahnya saya berada di ruang gawat darurat rumah sakit," kata Mountain, sebagaimana dilansir dari CNN.
Mountain juga menceritakan bagaimana suasana dalam pesta tersebut. Ia menyebut bahwa orang-orang berkumpul dan berbaur, dengan sedikit di antara mereka yang menggunakan masker.
"Begitu Anda memasuki ballroom utama Gedung Putih, orang-orang berkumpul, berbaur, makan bersama, berfoto dengan banyak selebriti di sana. Sangat sedikit orang yang memakai masker saat itu," ujarnya.
Meski begitu, Mountain tidak bisa memastikan apakah dia tertular Covid-19 dari acara tersebut. Seperti yang diketahui, masa inkubasi corona hingga 14 hari dan pasien biasanya mulai menunjukkan gejala pada hari kelima setelah terpapar virus tersebut.
Di sisi lain, Mountain dirawat di rumah sakit dua kali setelah terpapar corona. Ia mengaku hampir menggunakan ventilator. Dia mengatakan di awal pandemi sempat meremehkan penyakit tersebut dengan menganggap bahwa dirinya kebal terhadap corona dan suka tidak mengenakan masker.
"Penyakit ini memberikan saya pandangan baru. Ketika Anda masuk RS karena Covid-19, Anda tidak tahu apakah Anda akan keluar dari RS itu atau tidak. Ini bukan flu biasa, ini sesuatu yang sangat serius dan memiliki konsekuensi mematikan," tegas Mountain.
Mountain kemudian mengatakan bahwa empat anggota keluarganya juga ikut terinfeksi corona.
Sementara itu, Gedung Putih hingga kini tidak memberikan tanggapan apapun. Namun pada awal Desember lalu, Kepala Staf Presiden Donald Trump, Stephanie Grisham, mengatakan Gedung Putih mengundang sedikit tamu dalam perayaan Natal dan Hanukkah tahun ini karena pandemi.
Selain itu, Grisham juga mengatakan pesta akan berlangsung dengan protokol kesehatan, di mana Gedung Putih akan menyediakan masker bagi para tamu.
Akan tetapi sejumlah foto yang beredar memperlihatkan bahwa banyak tamu undangan yang tidak mengindahkan protokol kesehatan untuk menjaga jarak. Sebagian besar tamu juga tak mengenakan masker.
(wk/luth)