Indonesia Jadi Negara Dengan Kasus Corona Terparah Di ASEAN, Ini Bukti Dari WHO
Nasional

Dari seluruh negara yang berada di kawasan Asia Tenggara, situasi penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia menjadi yang terparah. Hal ini dibuktikan dari data terbaru WHO.

WowKeren - Indonesia dilaporkan menjadi negara dengan kasus penambahan kasus virus corona harian tertinggi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Hal ini dibuktikan dari data statistik terbaru Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (7/1).

WHO melaporkan tambahan 9.321 kasus COVID-19 dalam sehari di Indonesia pada Kamis lalu menjadi yang paling tinggi se Asia. Diketahui, angka tersebut juga merupakan rekor terbaru penambahan kasus dalam 24 jam sejak wabah virus corona masuk ke Indonesia pada Maret 2020 lalu.

Pecahnya rekor 9 ribu kasus COVID-19 dalam sehari bahkan jauh mengalahkan negara- negara tetangga lainnya di ASEAN. Sebut saja Malaysia yang berada di peringkat kedua mencatat tambahan 3.027 kasus pada Kamis (7/1). Kemudian diikuti Filipina di peringkat ketiga dengan tambahan 1.353 kasus corona di hari yang sama.

Tak hanya kasus harian saja, kasus aktif dan kematian akibat virus corona di Tanah Air juga menjadi yang paling tinggi se-ASEAN. Hingga Kamis (7/1), Indonesia telah mencatat tambahan 224 kematian baru dalam waktu sehari.


Tambahan itu membuat Indonesia total melaporkan 23.520 orang meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Sedangkan kasus aktif COVID-19 tercatat sebanyak 114.766. Artinya, mereka masih harus menjalani isolasi mandiri maupun perawatan agar bisa sembuh.

Berdasarkan data covid19.go.id, total kasus virus corona di Indonesia berjumlah 797.723 kasus positif hingga Kamis (7/1). Angka tersebut dinilai masih akan terus melonjak signifikan mengingat penyebaran virus corona masih belum bisa terkendali.

Pemerintah Indonesia sendiri telah menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat di Jawa dan Bali. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga terus menyiapkan mengatakan program vaksinasi mulai pertengahan atau minggu kedua Januari 2021.

Presiden Joko Widodo sendiri dijadwalkan akan menjadi penerima vaksin virus corona pertama dari perusahaan asal Tiongkok, Sinovac. Penyuntikan vaksin COVID-19 ke orang nomor satu di Indonesia ini akan dilakukan secara live pada Rabu (13/1) mendatang. Selanjutnya, vaksinasi akan mulai dilakukan pada 14 Januari bagi pihak yang masuk prioritas utama.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait