Dua Petugas Polisi Kedapatan Ikut Aksi Rusuh di Capitol Hill
Dunia
Rusuh Massa Trump Duduki Capitol

Kepolisian Seattle akan memeriksa apakah dua petugas mereka yang ikut dalam penyerbuan itu melanggar hukum atau tidak. Namun, mereka tidak menyebutkan identitas dua polisi tersebut.

WowKeren - Kepala Kepolisian Seattle mengatakan bahwa dua petugas polisi yang ikut dalam penyerbuan ke Capitol Hill pekan ini akan diselidiki. Sebagaimana diketahui, pada Rabu (6/1) lalu pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerobos masuk dan menyerang Gedung Kongres.

Kepolisian Seattle akan memeriksa apakah dua petugas mereka yang ikut dalam penyerbuan itu melanggar hukum atau tidak. Kepolisian Seattle tidak menyebutkan nama dua petugas yang sudah diskor tersebut. Dalam pernyataannya, pelaksana tugas Kepala Kepolisian Seattle Adrian Diaz mengatakan departemennya mendukung kebebasan berbicara yang dilindungi konstitusi AS.

"Tetapi massa dan peristiwa kekerasan yang terjadi di Capitol Hill melanggar hukum dan menimbulkan kematian petugas polisi lainnya," kata Diaz dalam pernyataan resmi.


Lebih lanjut, Diaz mengatakan masalah ini sudah diteruskan ke lembaga pertanggung jawaban polisi, Office of Police Accountability. Sebuah badan independen di Seattle yang mengawasi kerja kepolisian bila ada polisi yang melanggar hukum atau melakukan aktivitas ilegal yang membuatnya harus diinvestigasi.

"Bila ada petugas Kepolisian Seattle yang terlibat langsung dalam pemberontakan di Capitol Hill, saya akan segera memecatnya," tambah Diaz.

Di sisi lain, kerusuhan terjadi akibat massa pendukung Presiden Donald Trump menyerbu dan merusak Gedung Capitol sebagai bentuk penolakan pengukuhan kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden tahun ini oleh Kongres.

Menurut sumber seorang anggota Kongres AS, petugas kepolisian pengamanan obyek vital langsung bersiaga dengan mencabut senjata api mereka ketika massa Trump hendak menerobos ke ruang sidang.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts