Tiru Mendiang Ayah, Deddy Corbuzier Ingin Meninggal Dunia di Sisi Sang Putra
Instagram/mastercorbuzier
Selebriti

Deddy Corbuzier menjawab pertanyaan soal future goals. Pertanyaan tersebut rupanya dijawab dengan sangat mudah oleh Deddy tanpa perlu berpikir, seperti apa?

WowKeren - Deddy Corbuzier membicarakan keinginannya di masa depan bersama Nadin Amizah. Menurut Deddy, pertanyaan tersebut sangat mudah dijawabnya. Keinginan kekasih Sabrina Chairunnisa ini ternyata adalah mati di sisi sang putra, Azka Corbuzier.

"Saya? Simpel. Aku ingin melihat putraku.. aku bisa menjawab (pertanyaan ini) dengan sangat mudah. Ini sedikit menyentuh, tapi mudah (untuk dijawab)," ujar Deddy dalam bahasa Inggris. "Aku ingin mati di sebelahnya ketika dia siap. Ini tujuan masa depanku karena ini terjadi pada ayahku."

Keinginan Deddy tersebut rupanya ingin mengulang hal yang pernah dilaluinya. Almarhum sang ayah, Omar Sundjojo, meninggal dunia tepat di sisi Deddy pada 2007 silam. Oleh sebab itu, mantan suami Kalina Oktarani tersebut ingin melakukan hal yang sama pada Azka kelak.

"Jadi ayahku meninggal di sebelahku. Dan sebelum dia meninggal, dia memandangku dan mengatakan 'ini pekerjaanku' dan dia meninggal. Aku ingin meniru (kejadian) itu," beber Deddy. "Mungkin suatu hari ketika putraku sudah cukup. Dan dia udah punya karier, udah punya istri, apapun. Aku hanya akan melihatnya dan berkata 'ini pekerjaanku' dan aku pergi."


Kematian sang ayah diakui Deddy sangat traumatis. Butuh waktu 5 tahun untuk Deddy menerima kenyataan bahwa sang ayah telah pergi untuk selama-lamanya. Sebab meski sangat kecil, pria berusia 44 tahun ini ternyata masih berharap kemungkinan sang ayah kembali hidup.

"Saya membutuhkan waktu 5 tahun untuk mengumpulkan banyak pengetahuan, buku, Google, semuanya, tentang kehidupan setelah kematian. Kenapa itu terjadi? Karena aku tidak menerima itu (kematian ayahnya) terjadi," ungkapnya. "Aku benar-benar ingin tahu, apabila ada sedikit kesempatan."

"Satu tahun (aku marah). Setelah 3 tahun, aku tidak dapat menemukan jawabannya. Ya (aku menyerah) karena beberapa jawaban yang aku dapatkan tidak bisa disetujui ilmu pengetahuan," lanjut Deddy. "Aku bahkan tahu banyak orang mati kemudian balik hidup lagi karena jantungnya berdetak lagi."

Pada akhirnya, Deddy menyadari apabila ia harus mati terlebih dahulu untuk mengetahui jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya soal kematian. "Aku berhenti mencarinya. Aku masih bertanya-tanya tapi pada akhirnya aku pikir kalau aku mencari dia di mana, aku pikir aku harus menjadi dia," pungkas Deddy.

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts