Indonesia Masih Mengejar, Kota Ini Diam-Diam Malah Hampir Capai Herd Immunity COVID-19
Dunia
Pandemi Virus Corona

Mendagri Tito Karnavian menegaskan vaksinasi untuk mencapai herd immunity atas COVID-19. Namun ternyata sudah ada daerah yang hampir mencapai kekebalan kelompok itu.

WowKeren - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan vaksinasi bertujuan untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap COVID-19. Dengan demikian, bisa dibilang saat ini Indonesia masih mengejar kekebalan kelompok yang digadang-gadang mampu menjadi solusi pengendalian wabah COVID-19 tersebut.

Namun ternyata ada sebuah daerah yang secara diam-diam sudah hampir mencapai herd immunity atas COVID-19. Melansir India Express, beberapa distrik di Ibu Kota New Delhi dikabarkan sudah mencapai kekebalan kelompok hingga 50 persen.

Penelitian serologi yang digelar di beberapa distrik tersebut mengungkap tingkat serologi atas COVID-19 bahkan telah mencapai level 58 persen. Ini adalah seroprevalensi tertinggi yang ditemukan selama survei yang dilakukan oleh pemerintah Delhi sejak wabah COVID-19. Seroprevalensi adalah jumlah individu dalam suatu populasi yang menunjukkan hasil positif untuk penyakit tertentu.

"Di satu distrik, prevalensinya sekitar 58 persen," terang seorang pejabat senior pemerintah New Delhi, dikutip pada Rabu (27/1). "Yang jelas menunjukkan bahwa banyak orang telah mengembangkan antibodi untuk melawan virus."


Pihak berwenang telah mengumpulkan 28.840 sampel. Sejauh ini merupakan jumlah sampel terbanyak yang dikumpulkan selama riwayat penelitian terkait seroprevalensi.

India sendiri saat ini dihadapkan dengan penurunan jumlah infeksi harian, setidaknya selama 4 bulan terakhir. Hal ini mendorong keyakinan para peneliti bahwa proporsi penyintas yang sudah mengembangkan antibodi jauh lebih tinggi dari populasi terinfeksi.

Hasil survei itu juga, dijelaskan oleh mantan Kepala Mikrobiologi AIIMS Dr Shobha Broor, menunjukkan ada banyak infeksi tanpa gejala di kota. Situasi tersebut pun lama-kelamaan membuat kelompok masyarakat di distrik-distrik New Delhi makin mendekati herd immunity.

"Jumlahnya mungkin naik hingga 70 persen di putaran berikutnya karena lebih banyak orang yang akan divaksinasi pada saat itu. Kehadiran antibodi tidak akan mempengaruhi dorongan vaksinasi yang sedang berlangsung dalam hal apa pun," tutur Broor. "Mereka yang telah mengembangkan antibodi dapat melanjutkan dan mengambil suntikan karena vaksin akan lebih meningkatkan tanggapannya."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts