Curhat Pilu Ibunda Soal Kehidupan Marco Panari, Salah Gaul Hingga Meregang Nyawa
Instagram/shapanari
Selebriti

Ibunda Angela Gilsha dan Marco Panari mengungkapkan curahan hatinya lewat postingan di Instagram. Ia merasa hancur saat putra tercintanya pergi meninggalkannya begitu cepat.

WowKeren - Keluarga besar Angela Gilsha masih dirundung kesedihan usai kepergian Marco Panari yang begitu mendadak. Adik Angela Gilsha ini dikabarkan meninggal karena tersedak. Namun sampai saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian Marco.

Kepergian Marco meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besarnya, terutama sang ibunda. Lewat media sosialnya, perempuan bernama Sha Alberthine Hartini ini sempat membagikan foto saat berada di samping peti jenazah putranya.

Terlihat Sha memandangi putranya yang terbujur kaku dengan jas berwarna hitam dan dasi biru. Mengiringi unggahannya itu, Sha Alberthine mengenang putranya yang suka sebal saat diberikan perhatian dan diperlakukan seperti anak kecil. Namun ia mengetahui jika Marco Panari pun begitu menyayanginya.

Curhat Pilu Ibunda Soal Kehidupan Marco Panari, Salah Gaul Hingga Meregang Nyawa

Instagram

"Mama selalu panggil Marco dgn sebutan 'anak ganteng kesayangan mama' mama tahu kalau Marco suka sebel karena setiap hari pasti mama tanya Marco dimana? Lg apa? Sudah makan apa belum?" tulis Sha Alberthine Hartini di keterangan fotonya, Senin (1/2).

"Saking sebelnya Marco selalu jawab, 'mom iam not a kid anymore!' Tapi mama tahu kalau Marco juga sayang sama mama," sambungnya. "Karena di hp Marco di whatsapp marco tulis 'mom' dg simbol (hati) yang banyak."


Ibu dua orang anak ini sempat memprotes pada Tuhan karena kematian anaknya yang begitu cepat. Sha Alberthine Hartini merasa 23 tahun adalah waktu yang sebentar baginya untuk membesarkan Marco Panari. Namun ia akhirnya sadar jika Marco adalah milik Tuhan dan bisa diambil kapan saja oleh-Nya.

Tak sampai di situ, ibunda Marco juga menyinggung soal pergaulan sang putra. Ia mengatakan teman-teman Marco biadab lantaran membiarkan putranya meregang nyawa di depan mata mereka hingga akhirnya meninggal dunia. Hati Sha Alberthine Hartini begitu hancur saat mendapati putranya sudah terbujur kaku di rumah sakit.

"Tuhan ambil Marco dgn cara yang tidak terduga. Marco diijinkan Tuhan bertemu dgn teman2 yang salah, anak2 tolol dan biadab yan membiarkan Marco menderita meregang nyawa di depan mata mereka hingga Marco kehilangan nyawa," kisah Sha. "Hati mama hancur sehancur hancurnya melihat Marco terbujur kaku dan sudah dingin di ruang UGD."

Di akhir keterangannya, Sha Alberthine Hartini berharap dirinya mampu melewati ujian ini. Tidak lupa, ia pun mengungkapkan rasa sayang dan cinta pada putra bungsunya itu.

"Habis sudah air mata mama nak... Mama harap mama bisa lewati lembah air mata ini," tandas Sha Alberthine Hartini. "Marco ganteng anak kesayangan mama, belahan jiwa mama. Mama selalu sayang Marco sampai nafas mama berenti. Tunggu mama di Yerusalem baru nak. My beloved son Marco Gilbert Panari. Rest in Heaven with your father Jesus."

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts